NASIONAL
SUARA MERDEKA
August 5, 2021

Kemnaker Ida Fauziyah : Memastikan Tenaga Kerja Bongkar Muat Mendapatkan Perlindungan

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan, Bu Ida Fauziyah meminta perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja bongkar muat (TKBM) untuk diikutsertakan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Karena menurut beliau, TKBM bekerja pada salah satu profesi yang memiliki resiko cukup tinggi. Sehingga jaminan sosial ketenagakerjaan sangat dibutuhkan oleh pihak pekerja TKBM.

Hal tersebut memang disampaikan oleh Bu Ida Fauziyah saat beliau menghadiri Sosialisasi Jaminan Sosial Bagi Tenaga Kerja Bongkar Muat yang berada di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada hari Senin (10/5).

“Karena ini adalah salah satu jenis pekerjaan yang beresiko cukup tinggi. Karena beresiko cukup tinggi, saya kira Negara perlu hadir memastikan perlindungan kepada bapak/ibu semua” ujar Bu Ida.

Berdasarkan data dari BPJS Ketenagakerjaan pada bulan Mei 2021, jumlah TKBM Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 2.325 orang dan seluruhnya telah menjadi peserta dari program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Selain itu juga, sebagian pekerja juga mendaftarkan diri mereka sebagai peserta Jaminan Hari Tua (JHT).

“Saya kira apa yang sudah diterapkan di Pelabuhan Tanjung Priok ini bisa menjadi contoh bagi pelabuhan lainnya” kata Bu Ida.

Bu Ida menjelaskan untuk memberikan perlindungan yang seperti itu yang sangat optimal, Pemerintah Indonesia sudah memberlakukan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja berikut aturan turunannya.

Bu Ida menyebutkan bahwa pemerintah perlu menghadirkan UU Cipta Kerja tidak hanya untuk meningkatkan investasi akan tetapi juga untuk memperkuat sistem jaminan sosial ketenagakerjaan yang sudah tersedia.

“Pemerintah berharap adanya investasi baru yang dapat menyerap tenaga kerja, akan tetapi pemerintah juga melakukan perlindungan terhadap mereka yang sudah bekerja” sebut Bu Ida.

Penguatan perlindungan sosial tersebut diwujudkan salah satunya adalah dengan diluncurkannya program jaminan sosial baru yaitu berupa Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

DESI OKTAVIONIKA S.I.Kom – NSM

Sumber : @kemnaker/instagram











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *