NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 26, 2021

Anggota DPR Bingung, Wisata Dibuka, Ziarah ke Makam di Tutup

JAKARTA – Suasana lebaran masih terasa hingga di hari kedua, tetapi pemerintah menyatakan bahwa pemakaman Jabodetabek ditutup dengan alasan Covid-19 yang masih ada.

Akan tetapi, anggota DPR RI Dedi Mulyadi mengaku bingung dengan pemerintah yang menutup pemakaman dan melarang masyarakat untuk ziarah. Karena menurut beliau ziarah kubur sudah menjadi tradisi dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Hari ini saya dibuat bingung oleh sebuah kebijakan. Tempat wisata dibuka, tetapi ziarah kubur dilarang” kata Dedi, hari Kamis (13/5).

“Dari pengalaman, saya belum pernah melihat orang berdesakan antri areal pemakaman untuk ziarah” ujar Dedi.

Padahal yang sebenarnya, taman wisata itu jauh lebih banyak tersebarnya virus Covid-19. Seharusnya juga taman wisata yang ditutup dan menyuruh masyarakat tetap berada dirumah.

Jika memang tempat wisata diperbolehkan untuk dibuka, Dedi mempertanyakan apakah ziarah kubur bisa masuk wisata religi atau tidak. Ziarah erat hubungannya dengan wisata religi di Indonesia. “Bolehkah ziarah kubur menjadi wisata ziarah kubur? Apakah itu masuk wisata juga dikarenakan bisa disebut wisata religi” kata Dedi.

Dikarenakan menurut Dedi, jika dibukakannya tempat wisata dalam rangka peningkatan ekonomi. Ziarah kubur pun bisa masuk kategori tersebut. Pasalnya, selama di pemakaman terjadi perputaran ekonomi masyarakat mulai dari penjual bunga hingga makanan.

Desi Oktavionika S.I.Kom – NSM | Sumber Kompas Com











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *