NASIONAL
SUARA MERDEKA
August 4, 2021

Ada Kelalaian Pemerintah, Akibatnya Warga Dongi-Dongi Sulteng Gelar Referendum

Jakarta – Sebelumnya Ribuan masyarakat Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sedang menggelar referendum, Senin (16/4/2018), untuk memastikan Daerah Tambang Emas Tersebut masuk dalam Wilayah Poso atau Sigi.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan status wilayah mereka, apakah akan tetap masuk wilayah Kabupaten Poso, atau bergabung dengan Kabupaten Sigi yang notabenenya hanya berjarak sekitar 40 kilometer.

Dari hasil jejak pendapat yang diikuti kurang lebih sekitar 768 warga pemilik hak konstitusi, 692 diantaranya memilih untuk bergabung dengan Kabupaten Sigi, sedangkan 73 suara sisanya menginginkan untuk tetap bergabung dengan Kabupaten Poso.

Menurut Raden Mas MH Agus Rugiarto SH atau yang sering dikenal dengan Agus Floureze mengatakan bahwa Dongi-Dongi ini tadinya merupakan bagian dari Donggala, dimana eks Donggala merupakan bagian dari Kabupaten Sigi.

“Selama dia eks Kabupaten Donggala berarti merupakan bagian dari Kabupaten Sigi bukan Kabupaten Poso.” Ujar Agus Floureze melalui pesan singkat (15/5/2021)

Agus Floureze yang juga sebagai Putera Daerah Sulawesi Tengah ini mengungkapkan, kenapa bisa terjadi seperti itu, apakah terjadi kelalaian dalam administrasi surat menyurat.

“Kenapa bisa terjadi seperti itu, apakah ada kelalaian dalam ha administrasi ? Atau Pemerintah sengaja melaporkan laporan yang salah ke Kemendagri. Kalau memang benar terjadi seperti itu berarti KUHP yang bermain, karena memberikan keterangan palsu ke Kemendagri.” Ungkap Agus Floureze.

Ia pun menambahkan, daerah Dongi-Dongi ini merupakan daerah tambang terbesar di Sulawesi Tengah, sehingga bisa menjadikan Dongi-Dongi ini daerah perebutan.

“Saya melihat daerah Dongi-Dongi ini merupakan daerah tambang terbesar di Sulawesi Tengah, sekitar 14.000 Hektar tanahnya mengandung emas sehingga menjadikan daerah perebutan. Ini harus segera diselesaikan, jangan sampai berbuntut panjang” Tambah Agus Floureze.

Perlu diketahui Agus Floureze selain Putera Daerah Sulawesi Tengah, beliau juga merupakan Pengacara Masyarakat Penambang Rakyat dan juga sekaligus menjadi salah satu Kuasa Hukum Masyarakat Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Provinsi Sulawesi Tengah.

Oleh Trisna Bayu Windya











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *