NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 26, 2021

Asal Mula Mengapa Israel Menyerang Palestina

JAKARTA – Israel terus menerus hingga kini menyerang Palestina, hingga korban di Palestina terus berjatuhan ada yang luka-luka dan ada pula yang meninggal dunia akibat serangan yang bertubi-tubi dari Israel.

Lalu bagaimana Israel bisa menyerang Palestina hingga kini dan belum terselesaikan? Israel telah melancarkan aksinya menuju Gaza, Palestina. Serangan Israel ini bermula pada upaya Israel yang menggusur warga Palestina yang ada di wilayah Sheikh Jarrah, kota Yerussalem bagian Timur.

Ketegangan terus-menerus meningkat pada kerusuhan yang terjadi di Masjid Al-Aqsa saat kepolisian Israel membubarkan warga Palestina yang tengah melaksanakan shalat tarawih. Jumlah korban terus bertambah dan banyaknya bangunan yang runtuh akibat roket yang Israel luncurkan ke Palestina.

Konflik antara Israel dan Palestina sudah terjadi cukup lama. Penyebabnya Israel menyerang adalah pada saat perang dunia I. Konflik dan serangan Israel kepada Palestina bermula pada masing-masing daerah ingin menempati tanah yang sama. Dari situlah konflik keduanya mulai saling gencar senjata.

Perang dunia I, Kekaisaran Ottoman runtuh dan Inggris merancang Deklarasi Balfour yang dipandang sebelah mata oleh pihak Yahudi dan Arab mendirikan tanah air bagi kaum Yahudi di Palestina.

Lalu singkat cerita, pada perang dunia II ratusan ribu warga Yahudi kemudian berpindah ke Palestina untuk melarikan diri dari penyiksaan seperti penganiayaan, kekerasan dan serangan kepada mereka pada saat perang sedang terjadi. Pada tahun 1936, warga Palestina melancarkan pemberontakan kepada Inggris yang menciptakan munculnya zionis di tanah Palestina. Pemberontakan tersebut berlangsung hingga tahun 1939.

Setelah pemberontakan terjadi, Inggris mencoba membatasi imigrasi kaum Yahudi Eropa menuju wilayah Palestina. Zionis akhirnya menyatakan perang kepada Inggris. Dan hal tersebut membuat Inggris menyerahkan permasalahan tersebut kepada Palestina kepada PBB, sekaligus Inggris mengakhiri mandat koloninya di tanah Palestina.

Lalu pada tahun 1947, PBB menyatakan untuk menyepakati dua wilayah yaitu orang Yahudi dan orang Arab. Kota Yerussalem menjadi kota suci bagi orang Arab dan Yahudi. Pembagian tersebut membuat Palestina menolaknya setelah banyak kota utama dan garis pembagian tidak seimbang bagi keduanya.

Pada tahun 1948 atau sehari sebelum mandatnya Inggris di Palestina berakhir, ketua komunitas Yahudi di Palestina David Ben-Gurion mendeklarasikan negara Israel. Dalam deklarasi tersebut, pendiri Israel tidak menyebutkan batas negara tersebut yang membuat negara-negara Arab tidak menyetujuinya yang kemudian mengakibatkan peperangan. Negara Arab seperti Mesir, Suriah, Irak, Lebanon, Arab Saudi, dan Yordania menyatakan perang terhadap Israel.

Sehari selanjutnya di tahun 1948, pecahlah perang antara Arab dan Israel pertama. Banyaknya korban berjatuhan yaitu 700 orang Lebanon, 1.876 orang Suriah, 4.000 orang Irak dan 2.800 orang Mesir menyerbu wilayah Palestina. Namun peperangan tersebut berakhir dengan Israel yang dapat mengendalikan seluruh wilayah Palestina yang kemudian ditandai sebagai wilayah Israel. Akan tetapi wilayah Gaza dan Tepi Barat tetap menjadi wilayah dari Palestina. Maka dari itu mengapa wilayah Gaza diserang oleh Israel.

Lalu, perang tersebut menjadi awal dari konfliknya Israel dan Palestina yang sudah sangat lama berperang hingga saat ini. Dari situlah awal mula Israel menyerang Palestina.

Desi Oktavionika S.I.Kom – NSM











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *