NASIONAL
SUARA MERDEKA
August 4, 2021

Pemimpin Hamas Kirim Surat Kepada Jokowi, Meminta Dukungan

JAKARTA – Pemimpin dari Hamas akhirnya mengirimkan surat kepada Presiden Indonesia yaitu Pak Joko Widodo atau yang biasa disapa Jokowi. Didalam surat tersebut pemimpin Hamas yaitu Ismail Ha mengatakan kepada Jokowi untuk meminta dukungan, yang mana isi tersebut untuk mendesak Israel yang sudah menyerang ke jalur Gaza yang cukup meningkat.

Dalam surat tersebut, Ismail meminta kepada Presiden Indonesia pak Jokowi untuk mengumpulkan dukungan-dukungan dari berbagai pihak agar serangan yang diberikan Israel ke Palestina berhenti.

“Kami meminta anda untuk bertindak segera, serta untuk memobilisasi dukungan Arab, Islam dan internasional, untuk mengambil posisi yang jelas dan tegas, untuk mewajibkan pendudukan segera mengakhiri serangan dan teror yang dilakukan oleh pendudukan Israel terhadap jalur Gaza yang terkepung” tulis Haniyeh dalam surat tersebut.

Dari surat yang diberikan kepada Presiden Indonesia tersebut, bisa membuat rakyat Palestina beribadah dengan khusyuk di masjid. “Semoga Tuhan melestarikan dan mengaruniakan kesuksesan, dan kemajuan lebih jauh untuk saudara Indonesia” ucap Haniyeh.

Sebelumnya, Haniyeh juga menuliskan surat yang ditujukan kepada Jokowi pada tanggal 10 Mei 2021. Pada saat itu, Haniyeh meminta dukungan dan menyerukan umat Islam untuk berdiri bersama melawan serangan Israel di akhir bulan suci Ramadhan.

Dalam surat yang diberikan juga, Haniyeh menyebutkan terkait kekerasa Israel kepada warga Palestina di masjid Al-Aqsa pada saat bulan suci Ramadhan.

Ketegangan yang terjadi mulai semakin tegang pada saat aparat Israel melakukan penggusuran kepada warga Palestina dari Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur. Penggusuran yang terpaksa ini terjadi, dikarenakan Israel ingin mengukuhkan Yerusalem sebagai ibukota negara mereka.

Israel memang menduduki Yerusalem Timur, tempat masjid Al-Aqsa berada selama perang Israel Arab – Israel pada tahun 1967.

Terkait dengan peperangan yang terjadi, serta kekerasan yang terjadi di masjid Al-Aqsa tersebut, Hamas mengirimkan rudal yang mereka miliki ke Israel untuk membalas dendam karena serangan udara yang bertubi-tubi di daerah Gaza.

Akibat dari serangan tersebut adalah menewaskan 227 warga sipil Palestina, termasuk 64 anak hingga tanggal 19 Mei 2021. Kemudian, 1600 orang terluka.

Sedangkan dari pihak Israel, warga yang dinyatakan meninggal dunia karena serangan Hamas adalah 12 orang termasuk 2 anak-anak. Setidaknya 300 orang terluka di daerah Israel.

Mengutip dari Al-Jazeera, bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pihaknya akan tetap melanjutkan serangan hingga “sasarannya tercapai”. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambungan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada hari Selasa (19/5).

Desi Oktavionika S.I.Kom – NSM











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *