NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 24, 2021

Selain Kuasai Medan Tempur, Kelompok Teroris OPM Jadikan Masyarakat Sebagai Tameng Hidup

PAPUA – Pasukan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi mengakui hadapi banyak kendala dalam melakukan tindakan terhadap Kelompok Teroris OPM, kendala dimaksud adalah kondisi geografis dan medan yang sulit, serta dijadikannya masyarakat sebagai tameng hidup para teroris OPM.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Polisi M. Iqbal Alqudusy, Minggu 23 Mei 2021.

Iqbal mengakui kendala yang dihadapi tersebut membuat pihaknya kesulitan dalam melakukan penindakan, karena tidak menginginkan adanya jatuh korban dari masyarakat.

Iqbal pun tidak menampik jika di lapangan, kelompok teroris OPM lebih menguasai medan, karena kelompok ini lebih mengenal kondisi geografis Papua. “Ini adalah daerah tempat mainnya mereka sejak kecil. Medan dan kondisi geografisnya luar biasa. Soal penguasaan medan, mereka (kelompok teroris OPM) lebih menguasai daripada kami,” ungkap Iqbal.

Selain itu, faktor lain menurut Iqbal adalah masih adanya oknum-oknum masyarakat yang diduga memberikan informasi dan perlindungan kepada kelompok teroris OPM saat dilakukan pengejaran dari pasukan TNI-Polri. “Simpatisan ini berada di tengah-tengah masyarakat, dan selalu memberikan informasi kepada mereka (kelompok teroris OPM),” jelas Iqbal.

Meski demikian, Iqbal menegaskan jika kondisi tersebut tidak menyurutkan Satgas Nemangkawi dalam upaya penegakan hukum secara tegas dan terukur terhadap kelompok teroris OPM.

“”Meski faktor geografis lebih dikuasai oleh kelompok teroris OPM, namun kemampuan bertempurnya tidak sebanding dengan kehebatan pasukan TNI-Polri. Dan IT serta peralatan yang dimiliki Satgas cukup canggih untuk mengetahui dan memisahkan kelompok teroris OPM atau masyarakat. Ini yang kita lakukan sekarang, melakukan pemisahaan antara kelompok teroris dengan masyarakat,” ujarnya.

“Terbukti, dalam beberapa pekan penegakan hukum terhadap kelompok teroris OPM di Kabupaten Puncak tidak terdapat korban dari masyarakat sipil, seluruhnya terindetifikasi baik melalui olah TKP maupun identifikasi Drone IT. Korban tewas, semuanya merupakan anggota kelompok teroris OPM pimpinan Lekagak Talenggeng,” pungkasnya.

Sudrajat











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *