June 26, 2022

Fakta-Fakta Perokok Berisiko Lebih Besar Terkena Covid-19 Hingga Penyakit Parah Lainnya

JAKARTA– Dokter Feni Fitriani Taufik, Sp.P menjelaskan orang yang merokok lebih rentan terinfeksi virus SARS CoV-2 dan berisiko mengalami gejala Covid-19 hingga risiko kematian.

Hal tersebut diungkapkannya pada saat seminar virtual yang diselenggarakan oleh RSUP Persahabatan untuk memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Kamis, (27/05/2021).

“Hasil penelitian orang yang merokok bisa 2x lipat hingga 5x lipat terkena Covid-19 dari yang tidak merokok,” ucap dr. Feni Fitriani Taufik.

Lebih lanjut ia pun menjelaskan apa yang menjadi penyebab perokok berisiko terhadap Covid-19.

“Terjadi gangguan sistem imunitas saluran nafas dan paru akibat asap rokok. Merokok meningkatkan regulasi reseptor angiotensin-converting enzyme-2 (ACE 2). Perokok yang sudah lama berisiko penyakit kronik seperti jantung, diabetes, PPOK atau komorbid,” ucapnya.

Bahkan, ia mengatakan dalam aktivitas merokok, seringkali memegang mulut saat menghisap rokok dengan tangan tanpa cuci tangan yang berisiko tangan terkontaminasi virus.

“Hampir 60 persen di RSUP Persahabatan pasien Covid-19 dengan Komorbid sebagian besar berhubungan dengan kebiasaan merokok. Gejala Covid-19 yang berat ditemukan lebih banyak pada pasien dengan riwayat merokok (17,8%) dibandingkan bukan perokok (9,3%),” jelasnya.

Rokok dapat menyebabkan penyakit seperti Gagal Jantung, Hipertensi, Jantung Koroner, PPOK, ASMA, Diabetes, Gagal Ginjal, Kanker hingga Stroke.

Ia mengatakan kontak tangan ke mulut berulang kali merupakan jalan masuk virus penyebab Covid-19, sama halnya dengan Vape dan Shisha.

Tak hanya itu, merokok meningkatkan jumlah reseptor ACE-2, dan menyediakan tempat juga memudahkan virus masuk.











Leave a Reply

Your email address will not be published.