June 26, 2022

Kemenkes RI: Penggunaan Vaksin AstraZeneca Tetap Diizinkan Diatas Usia 18 Tahun

Rabu 26 Mei 2021
09.37 WIB

JAKARTA — Penghentian sementara Vaksin AstraZeneca dengan nomor batch CTMAV547 karena adanya dugaan efek samping setelah penyuntikan saat ini masih diselidiki. Terlebih menyusul kasus kematian salah satu warga Jakarta setelah disuntik Vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 beberapa waktu yang lalu. Berdasarkan kejadian tersebut, BPOM dan Kementerian Kesehatan RI melakukan pengujian toksisitas dan sterilitas untuk memastikan keamanan vaksin tersebut. Namun pada (21/5) Guru Besar Universitas Indonesia yang juga Ketua Satgas IDI Prof Zubairi Djoerban mengatakan lewat akun Twitternya, @ProfesorZubairi bahwa Vaksin AstraZeneca tidak boleh digunakan untuk orang yang berusia dibawah 30 tahun, “ada pertanyaan lagi kepada saya tentang AstraZeneca. Apakah boleh untuk orang dibawah 30 tahun? Saya jawab, tidak boleh. Kenapa? Karena beberapa kejadian di Inggris mengaitkannya dengan pembekuan darah. Ada 79 kasus dari 20 juta dosis vaksin, 19 diantaranya meninggal,” cuitnya. Lebih jauh menurut Prof Zubairi bahwa, “AstraZeneca memberi lebih banyak manfaat daripada resiko. Namun, untuk dibawah 30 tahun, vaksin lain mungkin pilihan yang lebih baik,” tuturnya. Hal tersebut didasarkan pada kejadian di Inggris yang memberikan vaksin AstraZeneca untuk orang yang berusia diatas 30 tahun, sementara pilihan vaksin lain diberikan untuk orang yang yang berusia dibawah 30 tahun.”Saran saya, kita ikuti rekomendasi Inggris yang tidak memberikan AZ kepada orang dibawah 30 tahun. Kita tentukan kriteria untuk vaksin ini berdasarkan bukti ilmiah yang ada. Untuk usia berapa dan mitigasinya. Agar jelas,” imbuh Prof Zubairi.

Sementara dilansir CNN Indonesia pada (22/5) yang lalu, Vaksin AstraZeneca tetap diizinkan untuk terus digunakan bagi orang yang berusia dibawah 30 tahun walaupun ada keluhan setelah vaksinasi. “Sampai saat ini, sesuai dengan izin penggunaan darurat BPOM dan juga rekomendasi ITAGI, vaksin AstraZeneca digunakan diatas usia 18 tahun,” kata Juru Bicara vaksin Covid-19, Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi. Terkait dengan hal ini, Kemenkes RI tetap menunggu rekomendasi atau investigasi lebih lanjut dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) tentang pembatasan penggunaan vaksin AstraZeneca pada usia tertentu.

Pewarta : Andri Al Victor











Leave a Reply

Your email address will not be published.