June 26, 2022

BKN Versus KPK Terkait Polemik Tes Wawasan Kebangsaan

JAKARTA– Polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) yang berujung penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat respon dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

Respon ini sekaligus menjawab tantangan yang disampaikan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK Sujanarko atau yang akrab dipanggil Koko.

Menurut Bima, tiga tes asesmen yang dilakukan BKN untuk peralihan status pegawai KPK menjadi ASN tidak ada yang salah. Ia menjelaskan bahwa terdapat enam komponen asesmen tes kompetensi untuk promosi jabatan.

“Komponen ini tidak ada hubungannya dengan TWK,” katanya.

Bima menuturkan tidak menanggapi apa yang menjadi protes dari pihak KPK mengingat tes bukan objek yang bisa dijelaskan berdasarkan Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

“Berdasarkan data Pak Koko juga sudah memasuki batas usia pensiun. Tidak bisa jadi ASN,” tegas Bima.

Sebelumnya, Koko menyampaikan protes ke BKN karena dianggap hanya menggunakan tiga dari enam komponen tes yang mestinya digunakan dalam asesmen pegawai lembaga antirasuah. Penggunaan tiga komponen itu membuat 75 pegawai tak lulus tes.

“Ini kayaknya kita harus perang terbuka deh. Dia (Bima Haria) biar nggak ngumpet terus gitu. Ini enggak profesional,” imbuh Koko.

Yudi Kurniawan S.E











Leave a Reply

Your email address will not be published.