June 26, 2022

Dirjen Migas Minta Pertamina Tidak Mengedepankan Bisnis Dalam Membangun Pertashop

JAKARTA– Dirjen Migas Tutuka Ariadji meminta Pertamina untuk tidak mengedepankan kepentingan bisnis dalam membangun Pertashop, tetapi lebih kepada akses dan keadilan.

Peningkatan pasokan migas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selalu menjadi komitmen Pemerintah. Oleh karena itu, Pemerintah mendorong implementasi Program Pertashop sebagai penyalur BBM sebagaimana diatur Permen ESDM No 13 Tahun 2018 tentang Kegiatan Penyaluran Bahan Bakar Minyak, Bahan Bakar Gas dan Liquefied Petroleum Gas.

“Sesuai aturan tersebut, penyalur dapat melakukan kegiatan penyaluran langsung setelah berlakunya Perjanjian Kerjasama dengan BU PIUNU,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR, Senin (24/5).

Pertashop merupakan outlet penjualan Pertamina berskala tertentu yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non subsidi, LPG non subsidi dan produk ritel Pertamina lainnya dengan mengutamakan lokasi pelayanannya di desa atau di kota yang membutuhkan pelayanan produk ritel Pertamina.

Sebaran outlet Pertashop yang sudah beroperasi sampai dengan tanggal 16 Mei 2021 di seluruh Indonesia sebanyak 1.283 unit. Pada akhir tahun 2021, ditargetkan akan dibangun 10.000 outlet Pertashop di seluruh Indonesia.

Perkembangan Pertashop dimaksudkan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi UMKM.

Ratu Tiara











Leave a Reply

Your email address will not be published.