June 26, 2022

Menteri Kesehatan Meminta Maaf Atas Kesalahpahaman DKI Dalam Menangani Pandemi

JAKARTA – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin meminta maaf atas kesalahpahaman DKI Jakarta dalam menangani Pandemi akhir-akhir ini. Sebelumnya Menteri Kesehatan tersebut mengatakan bahwa DKI sangat buruk dalam menangani kondisi Pandemi saat ini. Dan dia mengatakan bahwa telah terjadi kesalahpahaman terkait hal tersebut.

“Saya sampaikan permohonan minta maaf dari saya pribadi Menteri Kesehatan atas kesimpangsiuran terkait berita yang tidak seharusnya terjadi” ucap Budi Sunadi melalui conference video hari Jumat (28/5).

Menkes menjelaskan bahwa nilai E terhadap kualitas penanganan Pandemi DKI Jakarta bukan penilaian yang diberikan pihaknya terkait kinerja pemerintah provinsi.

“Untuk melihat laju penularan Pandemi dan bagaimana respon dan kesiapan masing-masing daerah, baik itu di kabupaten, kota, provinsi. Sehingga kita melihat intervensi dan bantuan apa yang (butuh) dilakukan” ucapnya.

Beliau mengatakan bahwa sudah melihat tabel penilaian kualitas penanganan Pandemi, sekitar satu bulan yang lalu dan sudah membahasnya bersama jajaran Kemenkes.

Sebelumnya Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyampaikan tabel penialian kualitas penanganan Pandemi untuk 34 provinsi pada Rapat Kerja bersama Komisi IX di Komplek DPR/MPR di Jakarta hari Kamis (27/5).

“Ada beberapa daerah yang masuk kategori D, ada yang E seperti di Jakarta. Tapi ada juga yang masih di C” kata Dante Saksono.

Transmisi dari komunitas level 4 ini, DKI melaporkan lebih dari 150 kasus dari 100.000 penduduk per minggu nya, tak hanya itu saja, terbukti bahwa sudah lebih dari 5 kasus meninggal per 100.000 penduduk per minggu nya.

Menanggapi terkait hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan bahwa laju angka penularan Covid-19 maupun kapasitas nya keterisian rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) di DKI mengalami penurunan akhir-akhir ini.

“Jakarta sangat serius dan sungguh-sungguh terkait pengendalian Covid-19. Alhamdulilah kita lihat bersama-sama bahwa angkanya cukup landai dan tak ada peningkatan yang signifikan” ucap Riza di Balai Kota Jakarta hari Jumat (28/5).

Maka dari itu, disaat Pandemi belum berakhir sudah sepatutnya kita menjaga kesehatan. Jika bepergian pun harap dilihat sekitar kita jangan dekati kerumunan atau keramaian, serta jangan lupakan minum vitamin setiap harinya.

Desi Oktavionika S.I.Kom – NSM











Leave a Reply

Your email address will not be published.