NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 27, 2021

Korupsi Izin Tambang. Kejagung Tahan 4 Tersangka, Termasuk Eks Dirut Antam

Jakarta – Empat orang yang diduga melakukan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam proses pengalihan izin usaha pertambangan ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Izin usaha pertambangan tersebut berada di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, diberikan oleh PT Citra Tofindo Sukses Perkasa kepada PT Indonesia Cold Resources yang merupakan anak perusahaan PT Antam Tbk.

Dari empat orang tersangka yang ditahan tersebut, salah satunya merupakan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Antam Tbk, yaitu Alwin Syah Lubis.

“Hari ini kami akan menyampaikan terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam proses pengalihan izin usaha pertambangan atau IUP batubara seluas 400 hektar di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, dari PT Citra Tofindo Sukses Perkasa diberikan kepada PT Indonesia Cold Resources yang merupakan anak perusahaan dari PT Antam Tbk,” ujar Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer di Kejagung, Jaksel, Rabu (2/6/2021).

Ia menambahkan bahwa Tim Jaksa Penyidik di Direktorat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus telah melakukan pemeriksaan terhadap 6 orang yang diduga terlibat dengan kasus tersebut.

Dari 6 orang yang diperiksa tersebut, 4 orang diantaranya merupakan tersangka dan 2 lainnya saksi.

“Adapun 4 orang tersangka ini yaitu AL Direktur Utama PT Antam Tbk periode 2008-2013, HW selaku Direktur Operasional PT Antam Tbk, BM selaku mantan Direktur Utama PT ICR 2008-2014 dan MH selaku Komisaris PT Tamarona Mas Internasional periode 2009-hingga sekarang.” Tambah Leonard Eben Ezer.

Eben juga mengatakan bahwa seharusnya, dua orang tersangka lainnya atas nama AT dan NT juga akan diperiksa hari ini. Hanya saja keduanya tidak hadir karena sakit serta mangkir. Jadi total ada 6 orang tersangka dan 2 orang saksi. Penyelidikan kasus ini sebenarnya sudah berjalan sekitar tahun 2018-2019.

“Dua orang saksi yang diperiksa adalah BT selaku karyawan PT Antam Tbk dan DM selaku Senior Manager Legal PT Antam Tbk 2007-2019. Dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi ini, telah ditetapkan 6 orang tersangka. Hari ini hanya 4 orang tersangka saja yang hadir. 2 orang tidak hadir itu, yang pertama tersangka AT selaku Direktur Operasional PT ICW dan yang kedua tersangka NT pihak penjual saham atau Direktur PT CPSP,” tutur Eben Ezer menambahkan.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang yang hadir, Eben Ezer mengatakan tim penyidik telah menetapkan para tersangka untuk dilakukan penahanan selama 20 hari. Terhitung sejak 2 Juni 2021 hingga 21 Juni 2021. Adapun penempatan tahanan sebagai berikut, 3 orang ditempatkan di Rutan Salemba cabang Kejagung dan 1 orang berada di Kejaksaan Negeri Jaksel.

Perlu diketahui bahwa sebelum dilakukan penahanan, 4 tersangka tersebut diperiksa kesehatannya terlebih dahulu dan dilakukan swab antigen. Setelah dinyatakan sehat barulah mereka semua ditahan.

Oleh Trisna Bayu Windya











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *