June 26, 2022

Pertumbuhan Ekonomi RI Minus 0,74 Persen

JAKARTA– Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melaporkan pada DPR bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih minus 0,74% (2/6).

“Pertumbuhan ekonomi berada pada posisi minus 0,74% sementara pertumbuhan industri pengolahan non migas berada pada posisi minus 0,71% dibandingkan dengan triwulan I tahun 2020 yang lalu. Namun ada kenaikan apabila dibandingkan kuartal empat pada tahun 2020,” lapor Menperin dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI.

Lebih lanjut Menperin juga memaparkan 5 besar pertumbuhan sektor industri pengolahan non migas dan 5 besar sektor industri negatif pada triwulan I tahun 2021.

“Perlu dilaporkan bahwa 5 besar pertumbuhan sektor industri pengolahan non migas pada triwulan I 2021 dicatat oleh industri kimia farmasi dan obat tradisional dimana kenaikannya sebesar 11,46% dan juga industri furniture 8,04%, industri logam dasar 7,71%, industri karet, barang dari karet dan plastik 3,84%, industri mesin dan perlengkapannya 3,22%,” ungkap Agus.

“Sementara sektor industri yang masih terpuruk dan negatif diantaranya sektor tekstil dan pakaian jadi minus 13,29%, industri alat angkutan minus 10,93%, industri tembakau minus 9,58%, industri kayu dan barang dari kayu minus 8,51%, industri barang galian bukan logam minus 7,28%,” papar Agus menambahkan.

Disisi lain Wakil Ketua Komisi VI Demer menyatakan Kementerian Perindustrian merupakan kementerian yang sangat strategis sudah selayaknya kita bisa berpikir untuk bisa menumbuhkan dan menciptakan sebuah industri bertaraf global.

“Sebenarnya kalau saya boleh bilang posisi Menteri Perindustrian ini memang sangat strategis mampu menjawab tantangan kita kedepan. Karena di Bali itu pak pariwisata besar sekali pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi hampir 68%. Nah sekarang mereka ingin balik menggarap pertanian, saya bilang salah kalau ke pertanian. Kalau kita memajukan pertanian itu justru nantinya dapat mengurangi tenaga kerja dan mempersempit kepemilikan, ini terjadi di negara-negara Skandinavia. Harusnya kita justru menciptakan Industri yang mendunia yang nantinya dipakai oleh seluruh dunia nanti.” Pungkas Demer.

Ratu Tiara











Leave a Reply

Your email address will not be published.