June 26, 2022

Sofyan Djalil Pecat Kepala Badan Pertanahan Nasional Jakarta yang Terlibat Penerbitan Sertifikat Bodong

Jakarta- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil, telah menjatuhkan sanksi disiplin kepada pegawai BPN yang terlibat dalam penerbitan sertifikat hak milik (SHM) tanah seluas 7,78 hektar. Sertifikat tersebut atas nama Abdul Halim di Cakung, Jakarta Timur.

Sofyan mengatakan, SHM bernomor Nomor 4931/Cakung Barat itu diterbitkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta Nomor 13/Pbt/BPN.31/IX/2019 Tanggal 30 September 2019.

“Kementerian ATR/BPN telah menjatuhkan hukuman disiplin kepada pejabat ataupun pegawai yang terlibat dalam proses penerbitan SHM Nomor 4931/Cakung Barat atas nama Abdul Halim dan proses peralihannya kepada Harto Khusumo,” ungkap Sofyan dalam konferensi pers virtual (02/06/2021).

Beliau menegaskan, atas kasus tersebut, ada salah satu anak buahnya yang merupakan mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN DKI Jakarta. Anak buah tersebut telah diberhentikan secara tidak terhormat.

Sofyan menambahkan, mantan Kepala Kantor Pertanahan Jakarta Timur sudah mendapatkan hukuman. Kantah tersebut dimutasi dari Jakarta Timur ke Halmahera Utara atau Halmahera Selatan.

“Bayangkan, dari Jakarta timur dipindahkan ke sana, dan beliau sekarang minta pensiun dini,” lanjut Sofyan.

Selain itu, terdapat 10 pegawai lainnya yang terlibat dalam praktik mafia tanah ini. Para pegawai tersebut telah diberi sanksi atau hukuman administrasi.

Sofyan pun mengungkapkan, sebelum diterbitkannya SHM atas nama Abdul Halim, Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta telah menerbitkan SK Pembatalan 38 Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama PT Salve Veritate.

Pembatalan 38 SHGB tersebut atas nama PT Salve Veritate oleh Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta ini dilakukan pada saat tanah yang bersangkutan masih dalam proses peradilan.

Prastika Dwi Kusumah, S.Ak. – NSM











Leave a Reply

Your email address will not be published.