NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 27, 2021

Vaksin AstraZeneca Kembali Tiba di Indonesia, Total 8.2 Juta Dosis

JAKARTA– Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi, menerima 1.504.800 dosis vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca dalam bentuk jadi tiba, yang tiba di Tanah Air, Kamis (10/06/2021) malam, melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Vaksin tersebut, diperoleh melalui skema kerja sama multilateral COVAX Facility.

“Alhamdulillah pada malam hari ini, Indonesia kembali menerima vaksin AstraZeneca melalui jalur multilateral COVAX Facility sebanyak 1.504.800 dosis,” kata Menlu Retno, dalam keterangan persnya, usai menerima vaksin tersebut.

Sebelumnya kata Menlu Retno, Indonesia juga telah menerima 313.100 dosis vaksin AstraZeneca, juga dari COVAX Facility pada 5 Juni 2021.

“Dengan kedatangan vaksin Astrazeneca pada tanggal 5 dan 10 Juni ini, maka jumlah total vaksin AstraZeneca dalam bentuk jadi yang diterima Indonesia dari COVAX Facility secara gratis sebanyak 8.228.400 dosis vaksin,” jelasnya.

Dengan demikian kata Menlu Retno, secara keseluruhan, total vaksin yang telah diterima Indonesia saat ini sebanyak 93.728.400 dosis, dengan perincian vaksin produksi Sinovac sebanyak 84,5 dosis, AstraZeneca 8.228.400 dosis, dan Sinopharm 1 juta dosis.

“Selain itu, insyaallah besok siang, Jumat (11/6/2021), akan tiba juga 1 juta dosis vaksin Sinopharm yang akan digunakan untuk program vaksin gotong royong,” ujar Menlu.

KETIGA VAKSIN BERIZIN WHO

Dalam keterangan persnya, Menlu Retno, menegaskan bahwa ketiga jenis vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi Covid-19 di Tanah Air, yaitu Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm, telah memperoleh izin penggunaan darurat dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO.

“Semuanya telah memperoleh Emergency Use Listing (EUL) dari WHO. Ini tentunya menunjukkan bahwa vaksin yang dipakai di Indonesia telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal kualitas, keamanan, dan efektivitasnya untuk digunakan pada masa darurat kesehatan,” tegasnya.

Menlu menambahkan, hingga saat ini terdapat enam jenis vaksin yang telah memperoleh EUL dari WHO. Selain Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm, terdapat juga Pfizer, Johnson & Johnson, dan Moderna. 

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), meminta jajarannya untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di seluruh wilayah di Tanah Air.

Presiden menargetan pada Juni ini, capaian vaksinasi dapat menyentuh angka 700 ribu dosis vaksin per harinya.

Sedangkan untuk Juli mendatang, Kepala Negara telah menetapkan target sebanyak satu juta dosis vaksin per hari.

“Kita mengejar 700 ribu vaksinasi per hari untuk bulan Juni dan satu juta per hari si bulan Juli, untuk vaksinasi ini bisa betul-betul kita kejar,” kata Presiden Jokowi, disaat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal, di Indoor Stadium, Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (9/6/2021).

PEWARTA : M. Rain Daling, S.Hum / NSM











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *