June 26, 2022

Kilang Minyak Pertamina Terbakar, DPR: Segera Lakukan Audit!

JAKARTA – Komisi VII DPR meminta kepada Pertamina segera melakukan audit internal maupun investigasi untuk mengungkap apa sebenarnya terjadi di kilang minyak Cilacap, Jawa Tengah menyebabkan kembalinya terbakar tangki minyak pada Jumat (11/6/2021) kemarin.

“Kami berharap Pertamina mau melakukan audit teknis atau bahkan audit investigasi dengan harapan agar kasus kebakaran seperti ini tidak terjadi kembali,” kata Anggota Komisi VII DPR Fraksi Demokrat Sartono Hutomo kepada suara merdeka.com , Senin (14/6/2021).

Anggota Baleg DPR ini beralasan diperlukannya audit adalah sebagai titik temu untuk bisa mengetahui apa sebab terjadinya kebakaran itu dan nantinya dari hasil audit itu bisa diambil kesimpulan akan seperti apa langkah kedepannya supaya hal seperti ini tidak terjadi kembali.

“Kita perlu mengoreksi SOP kerja mereka di perkilangan seperti apa. Apa ada faktor maintance kurang baik, apa ada human erorr atau lain hal yang pasti harus ada koreksi total agar bisa dievaluasi,” ujar Sartono.

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi VII DPR Fraksi PKB Abdul Kadir Karding meminta penyelidikan yang mendalam baik dilakukan internal Pertamina maupun aparat penegak hukum untuk bisa membuktikan apa penyebab ledakan di kilang itu bisa terjadi.

“Pertama kita minta diselidik dulu atau perlu investigasi baik dari pihak Pertamina maupun kepolisian apa masalah dari kasus ini dan bila itu sudah dilakukan semua kita semua akan bisa evaluasi apa masalahnya,” tegas Karding.

Soal adanya dugaan kebakaran kilang itu disebabkan karena kebocoran tangki. Karding menilai hal itu nanti dapat disimpulkan dari penyelidikan atau investigasi menyeluruh. apakah memang ada dugaan seperti itu atau ada hal lain diluar tangki.

“Yang jelas kita di Komisi VII akan melihat sejauhmana kasus ini selesai dan kalau sudah ada hasilnya baru bisa kita evaluasi apa sebaiknya dilakukan Pertamina apakah perlu ada pembaharuan apapun agar kejadian kebakaran ini tidak terjadi kembali,” tandas Karding.

Kilang Cilacap, Jawa Tengah, yang dioperasikan Subholding Refinery & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), anak usaha PT Pertamina (Persero) mengalami kebakaran pada salah satu tangki berisi benzene. Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pun angkat bicara. Menurut Ahok, pada hari ini, Komite Audit akan menuju Cilacap untuk mencari fakta.

“Senin setelah RUPS [rapat umum pemegang saham] Dekom [dewan komisaris] dan komite audit akan ke sana cari fakta,” kata Ahok.

Diketahui, Kebakaran di area Kilang Pertamina Cilacap, Jawa Tengah terjadi Jumat (11/5/2021) pukul 19.45 WIB. Hingga Sabtu (12/6) pagi tim masih berupaya memadamkan api di area Refinery Unit (RU) IV itu.

Saat terjadi kebakaran, Pertamina menegaskan Kilang Cilacap masih dapat beroperasi normal. Pertamina memastikan pasokan BBM serta LPG tidak akan terganggu.

Kilang Cilacap merupakan satu dari enam Kilang Pertamina, dan kapasitas pengolahan 270 ribu barel per hari. Kilang ini memiliki sekitar 200 tangki untuk menampung crude yang akan diolah, gas serta BBM hasil pengolahan minyak mentah.

Penulis: Luki Herdian S.Ikom











Leave a Reply

Your email address will not be published.