NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 27, 2021

Sulteng Berpenghasilan Emas, WPR Dan Tata Ruang Menunggu Respon Bupati, Dongi dongi Tidak Bisa Terbit IPR

JAKARTA– Sepertinya Daerah Sulawesi Tengah mulai jadi Perhatian Para Pekerja Tambang yang datang dari Luar Provinsi Sulawesi tengah, bahkan membuat Kekuatan Kelompok Kelompok Masing masing, dari hal tersebut membuktikan Wilayah Khatulistiwa ternyata Menyimpan Harta Karun Dibidang Pertambangan emas cukup besar, bahkan Beribu Hektar yang akan menanti Masyarakat Sulteng Menjadi Milioner.

Dinas ESDM Provinsi Sulawesi tengah saja mengakui Keberadaan Wilayah Pertambangan Emas hampir merata di 13 Kabupaten dan Kota di Wilayah Sulawesi Tengah, bahkan mengklaim memiliki Kadar emas 60-80 Persen, hingga mencapai 95 Persen.

Disinggung Soal Penetapan Rencana Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) untuk Wilayah Sulteng, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi tengah diwakili Kasi Minerba Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Yudi mengatakan , pihaknya telah mengajukan kepihak Bupati masing masing Kabupaten di Sulawesi terkait WPR, Dia mengatakan Pihaknya menunggu Tindak Lanjut dari Bupati Masing masing terkait Tata Ruang Wilayah Pertambangan.

Dia mengatakan pula, Kebijakan IPR di Undang Undang Nomor 3 Tahun 2020 sudah merupakan kewenangan Kementerian ESDM, sedangkan untuk daerah masih menunggu Juknis, Peraturan Pemerintah (PP).

Dalam kesempatan ini pula, Yudi menyampaikan urusan Hutan Lindung Dongi dongi, agak sulit mendapatkan IPR , kecuali dilakukan Perubahan Status Wilayah Dongi dongi menjadi Tidak lagi berstatus Hutan Lindung.

” Itupun Perubahan Status Dongi dongi Agak Sulit ,” tegasnya.

Dia berharap jika Setiap Tambang Rakyat memiliki IPR, maka telah jelas Pendapatan Daerah semakin Meningkat dan Kesejahteraan Sulteng Semakin meningkat .

Member Barani











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *