June 26, 2022

Akan Ada Demonstrasi Lebih Besar! Jika Tuntutan Warga Madura Tidak Dipenuhi

JAKARTA– Ratusan warga Madura menggelar aksi demontrasi didepan Balaikota Surabaya dengan tema ‘Demonstrasi Akbar Madura Melawan’ pada Senin, (21/6/2021).

Aksi ini berakhir setelah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi keluar dari kantor untuk bertemu dan berdialog dengan para demonstran.

Massa mulai membubarkan diri tepat pukul 15.00 WIB. Dengan pengawalan ketat dari petugas gabungan.

Tampak sebuah kendaraan bronto skylift juga dikerahkan menyemprot cairan disinfektan dari atas lokasi demo. Penyemprotan itu dilakukan tepat saat para pendemo akan kembali ke Madura.

Sebelumnya Wali Kota Eri Cahyadi mengaku telah menerima aspirasi pendemo. Ia mengaku akan menyampaikan aspirasi mereka ke Satgas COVID-19 dan Forkopimda Jatim.

“Kita menunggu arahan ketua Satgas COVID dan saya sampaikan juga kalau sudah SIKM, tidak perlu lah namanya swab di sisi Surabaya,” ujar Eri

“Ya, seperti kesepakatan Bupati Bangkalan dan Forkopimda. Itu yang disampaikan kalau ada SIKM itu tidak perlu. Makanya kan 2 wilayah,” imbuhnya.

Sementara Wakil Korlap ‘Demonstrasi Akbar Madura Melawan’ Musfikul Khoir mengatakan pihaknya menunggu tuntutan warga hingga 3 x 24 jam. Jika tuntutan tidak dipenuhi, maka warga Madura akan turun lebih besar lagi.

“Jadi tuntutan kita yang pertama itu kepada Wali Kota Surabaya untuk bagaimana penyekatan di Suramadu harus dibubarkan,” tegas Khoir.

“Yang jelas, 3 x 24 jam kalau swab ini masih ada dan berkerumun maka warga Madura akan lebih banyak lagi yang turun,” tambah Khoir.

Pewarta: Dimas Tri Pamungkas











Leave a Reply

Your email address will not be published.