June 26, 2022

PT Angkasa Pura Suport Surabaya Memilih Bungkam Soal Kerugian 42 Milyar yang di terima PT Angkasa Pura I

Laporan Investigasi Wartawan NSM Dimas Tri Pamungkas dari Surabaya

JAKARTA– Dalam persolan yang merugikan PT Angkasa Pura I atas pengelolaan parkir yang bekerja sama dengan PT Angkasa Pura Suport, diindikasi kerugian capai 42 Milyar.

Data dari BPK RI pada tahun 2016 dan 2017 menunjukkan bahwa total PT Angkasa Pura I dari pengelolaan parkir pada Bandara Udara Juanda Surabaya sebesar 71 Milyar dan 78 Milyar.

Namun dalam hasil pemeriksaan terhadap dokumen dan ceck lapangan serta wawancara langsung terhadap pengelolan parkir, diketahui bahwa pengelolaan parkir kendaraan bermotor di Bandara Udara Juanda Surabaya kurang memadai dan penuh persoalan, seperti ditemukanya perbedaan data pendapatan parkir antara sistem (SIMPARK) dan yang di laporkan oleh Bagian Komersil (SAP), adanya kecacatan sistem pengelolaan parkir dalam mengelola parkir kendaraan bermotor dan adanya indikasi kerugihan dari pihak PT Angkasa Pura I oleh pihak PT Angkasa Pura Suport di Bandara Udara Juanda Surabaya.

Terkait data BPK RI, wartawan Nasional Suara Merdeka, selasa (22/6/2021) mencoba mengkonfirmasi dan meminta keterangan lebih lanjut ke beberpa pihak yang terkait, terutama pada pihak PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura Suport sebagai pemegang otoritas pengelolaan parkir.

Awalnya wartawan mencoba untuk menemui manajemen Bandara Udara Juanda Surabaya serta dari pihak PT Angkasa Pura I yang lokasi keduanya tidak begitu jauh. Namun terkait data BPK RI tersebut, kedua belah pihak enggan memberikan keterangan dan malah mengusir wartawan untuk langsung meminta penjelasan dari PT Angkasa Pura Suport.

“Kami tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut, langsung saja saudara ke pihak PT Angkasa Pura Suport, mereka yang memiliki persoalan dan merekalah yang dalam janji kerjasama berposisi sebagai pengelola, artinya memiki kepentingan di lapangan”, ujar seseorang yang enggan menyebutkan identitasnya di ruang tunggu PT Angkasa Pura I Surabaya.

Wartawan Nasional Suara Merdeka kemudian melanjutkan penelusuran ke kantor PT Angkasa Pura Suport yang berlokasi di Perumahan Surya Inti Permata, Sidoarjo, Jawa Timur.

Di kantor PT Angkasa Pura Suport, wartawan malah mendapatkan keterangan yang berbelit-belit dari HRD serta Humas yang berusaha tidak membuka keterangan lebih dalam soal data yang merugikan PT Angkasa Pura I.

“Persoalan parkir, untuk supervisornya Pak Eko Saputro sedang dinas dilapangan dan sebetulnya terkait persoalan ini kami harus komunikasikan juga dengan beberapa bidang yang terkait di manajemen pusat” Kata Anita, HRD di PT Angkasa Pura Suport Surabaya.

Anita yang sebelumnya meminta ijin ke wartawan untuk menemui pimpinanya di kantor lantai atas, ia malah kembali menemui wartawan dengan alasan pimpinan sedang ada poryek diluar kota.

“Saya minta maaf, ternyata pimpinan kami sedang ada proyek di luar kota dan kami tidak tau kembali ke kantor kapan, mungkin 2 hari kedepan” terangnya.

Pewarta: Dimas Tri Pamungkas
Sumber Foto: Dimas Tri Pamungkas, 22/6/2021.

Karya Cipta : Dimas Tri Pamungkas di Terbitkan di Nasional Suara Merdeka pukul 17.10 WIB tertanggal 22 Juni 2021











Leave a Reply

Your email address will not be published.