June 26, 2022

Informasi Status COVID-19 Indonesia Masuk Kategori A1 High Risk dari WHO adalah Hoaks

JAKARTA – Baru-baru ini beredar informasi di media sosial dan aplikasi perpesanan mengenai status COVID-19 di Indonesia yang masuk kategori A1 High Risk dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Informasi tersebut perlu diluruskan karena WHO tidak pernah membuat klasifikasi untuk suatu negara. Jadi memang harus berhati-hati dalam menyerap berita mengenai Pandemi Covid-19 yang sedang menjadi perbincangan seluruh masyarakat dunia termasuk Indonesia dikarenakan Indonesia menjadi salah satu negara yang terkena dampaknya dan sudah puluhan ribu atau bahkan ratusan ribu masyarakat Indonesia terkena dampaknya dan bahkan ada yang meninggal dunia.

“Kami sudah memverifikasi informasi tersebut kepada WHO dan mendapatkan keterangan bahwa WHO tidak pernah membuat klasifikasi negara dengan predikat A1 dan kode lainnya. Situasi masing-masing negara dilaporkan dalam laporan situasional yang diterbitkan WHO setiap minggu dan dapat diakses publik,” tegas dr. Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes RI.

Dr. Nadia menambahkan bahwa secara umum, sejak tanggal 11 Maret 2020, kondisi pandemi diumumkan oleh pihak WHO menyatakan bahwa seluruh dunia berkategori risiko tinggi (high risk) penyebaran COVID-19.

“Terkait aturan tentang travel band penumpang asal negara tertentu biasanya dipraktekkan Health Quarantine atau Kantor Kesehatan Pelabuhan atau pemerintah negara tujuan. Dan ini sudah merupakan praktik umum dalam International Health Regulations sejak 2005. Jadi, keputusan itu adalah hak masing-masing negara sama seperti saat ini tidak menerima WNA dari India, Pakistan, bahkan kemarin sempat juga dari Inggris,” ujar dr. Nadia.

Sumber Teks dan Foto : Humas Kementerian Kesehatan

Desi Oktavionika S.I.Kom – NSM











Leave a Reply

Your email address will not be published.