NASIONAL
SUARA MERDEKA
January 23, 2022

Presiden Joko Widodo Merespons Kritikan Dari BEM UI dan Dipuji Oleh Politisi PPP

JAKARTA, NSM – Seperti berita yang beredar bahwa BEM UI mengkritik habis-habisan mengenai “The King of Lip Service”. Dan kritikan tersebut sudah terdengar oleh Presiden Joko Widodo dan Politisi PPP, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bahkan memuji sikap dari Presiden Joko Widodo dikarenakan memberikan respons secara edukatif mengenai kritikan yang diberikan BEM UI.

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani menilai bahwa Presiden RI Joko Widodo ini memberikan respons edukatif kepada BEM UI yang memang dinilai memberikan kritikan. Presiden RI Joko Widodo, membebaskan mahasiswa untuk mengkritik sebagai wujud ruang kebebasan berekspresi akan tetapi juga menekankan kesantunan dalam berkritik.

Karena memang, sekarang ini kita harus berhati-hati dalam berucap dan harus memiliki kesantunan yang bagus juga untuk mengkritik sesuatu.

“Respon Pak Jokowi diatas edukatif, Presiden mau menegaskan ruang kebebasan berekspresi dalam alam demokrasi yang kita miliki pada satu sisi. Dan di sisi lain juga beliau menekankan soal kesantunan dalam budaya kita” ujar Arsul kepada wartawan pada hari Rabu (30/6). Seperti yang dilansir oleh tribunnews.com

“Bagi PPP respons Presiden memberikan keseimbangan praktik demokrasi antara hak dan kewajiban setiap warga negara, antara kebebasan yang lazimnya melekat dalam ekspresi demokrasi dengan kultur masyarakat yang masih perlu tetap kita jaga, agar tidak terjadi bantuan sosial dan kegaduhan antara yang kelompok yang pro dengan yang kontra dalam menyikapi satu masalah” lanjutnya.

Presiden RI Joko Widodo ini memberikan tanggapan yang berhubungan dengan unggahan yang sudah diunggah oleh BEM Universitas Indonesia di media sosial yang sudah menyebut dirinya adalah The King of Lip Service”.

Seperti yang kita ketahui bahwa postingan dari BEM UI ini menimbulkan pro dan kontra yang selama beberapa hari terakhir ini.

“Secara implisit Presiden dengan pernyataannya tersebut, juga menekankan semua yang di rumpun kekuasaan pemerintahan agar lebih persuasif dalam menyikapi kritik, apalagi yang datang dari kaum muda” ujarnya.

“Ya itulah yang saya maksudkan bahwa Presiden RI secara implisit meminta jajaran pemerintahan termasuk dengan jajaran pemerintahan, termasuk yang menguasai kampus, untuk presuasif” tandasnya.

Sumber Berita : Desi Oktavionika S.I.Kom – NSM
Sumber Foto : Kompas.com

Desi Oktavionika S.I.Kom – NSM











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *