June 26, 2022

Rencana Rahmat Gobel Dalam Merancang Ekonomi Halal di Gorontalo

TANGERANG, NSM – Ketua DPR RI, Rahmat Gobel memiliki rencana dalam merancang ekonomi halal di daerah Gorontalo untuk memecahkan kemiskinan yang ada disana serta menyejahterakan rakyat di daerah Gorontalo.

Nantinya, pihak dari Rahmat Gobel juga akan turun tangan dan menggandeng kerjasama dengan Turki dan Jepang yang memiliki ekonomi yang kuat dan teknologi yang maju.

“Sehingga kita tidak lagi ekspor bahan mentah, tetapi sudah jadi olahan. Saya juga telah berdiskusi dengan Dubes Indonesia yang ada di Turki dan mitra saya yang ada di Jepang bagaimana kerjasama membangun kawasan ekonomi halal dengan teknologi maju yang mereka miliki” ujar Gobel saat menjadi Keynote Speech pada diskusi yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bertema “Potensi Keuangan Syariah di Provinsi Gorontalo”. Dilansir dari sinfonew.com

Politisi Fraksi Partai Nasdem ini juga menilai Gorontalo setidaknya memiliki tiga hal sebagai kekuatan potensinya yaitu pertanian, perkebunan, dan kelautan.

Menurut beliau, diperlukannya 50.000 hektar untuk industri pengolahan beras dan jagung. Jika tiap 1.000 hektar nya dibutuhkan satu mesin maka akan dibutuhkan 50 mesin tersebar di daerah Gorontalo.

“Yang harus kita bangun adalah ekonomi rakyat. Kalau kita bicarakan lapangan kerja, justru menurut saya pertanian, perkebunan, dan kelautan sangat potensial akan hal tersebut. Maka harus didorong lebih tinggi lagi yaitu kedaulatan pangan, sehingga kita tidak bergantung lagi kepada asing untuk impor pangan. Mereka para petani, peternak, nelayan dan UMKM memang masih skala kecil ibarat satu lidi, tapi kalau mereka diikat bersama dalam sebuah koperasi akan menjadi kekuatan besar” ujar Gobel.

Menurut Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan, yang mana pada dasarnya memang Gorontalo itu memiliki kekayaan yang tidak diketahui orang kebanyakan.

“Kekhawatiran saya dari pengalaman dan pengetahuan yang saya ketahui, seperti orang Betawi di Jakarta dulu kayaknya luar biasa tanahnya di sana sini. Tapi sekarang sudah dimiliki oleh investor-investor besar. Apakah Gorontalo mau demikian? Jangan sampai itu terjadi. Oleh karena itu, kita perlu menggali kekayaan yang kita miliki. Dimulai dari pertanian, perkebunan, kelautan dan peternakan” ucap Gobel.

Sehingga sebelum disentuh oleh para investor lebih baik kita terlebih dahulu dalam memproses dan merancang perekonomian daerah Gorontalo agar lebih baik lagi kedepannya.

Serta memproses bagaimana membantu masyarakatnya agar bisa melakukan kegiatan untuk memperkaya daerah Gorontalo.

Sumber Teks : Desi Oktavionika S.I.Kom











Leave a Reply

Your email address will not be published.