June 26, 2022

Tekan Gerakan Masyarakat, Wali Kota Malang Matikan Seluruh Lampu Jalan Utama

SURABAYA– Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) resmi dijalankan di Kota Malang mulai hari ini, Sabtu (3/7/2021) hingga Selasa (20/7/2021). Pemerintah Kota Malang membuat sebuah kebijakan lokal dengan mematikan lampu penerangan jalan utama di seluruh wilayahnya mulai pukul 20.00 WIB.

“Kita akan mematikan lampu, penyekatan jalan tertentu itu akan menjadi kearifan lokal, goalnya sebetulnya bagaimana kita bisa menekan angka penyebaran covid19 itu aja,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Sabtu 3 Juli 2021.

Kebijakan mematikan lampu ini dilakukan untuk menekan pergerakan dan kerumunan masyarakat di luar rumah. Sehingga, PPKM Darurat dapat berjalan dengan baik dan mengurangi penyebaran wabah covid-19.

“Tugas kita adalah mengamankan bagaimana terlaksananya Inmendagri (Instruksi Mendagri) karena motivasi dari Inmendagri maupun SE (Surat Edaran) Gubernur itu adalah menyelamatkan nyawa masyarakat, menyelamatkan nyawa warga Indonesia dan warga Kota Malang pada khususnya,” tutur Sutiaji.

Sebelumnya, Sutiaji resmi menandatangani Surat Edaran (SE) Nomor 35 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease 2019, Jumat malam, 2 Juni 2021.

Sutiaji menerangkan bahwa penerapan PPKM Darurat ini menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021 tentang Penerapan PPKM Darurat dan Keputusan Gubernur (Kepgub) Jatim nomor 188/ 379 /KPTS/013/2021 tentang PPKM Darurat di Jawa Timur yang dikeluarkan pada Jumat, 2 Juli 2021.

Sementara itu, Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso mengatakan seluruh fasilitas umum yang dikelola Pemkot Malang dan BUMD akan ditutup selama PPKM Darurat. Yakni gedung yang digunakan kegiatan olahraga maupun taman-taman kota.

“Dengan adanya SE Walikota Nomor 35 Tahun 2021, menginstruksikan agar diteruskan kepada pelaku usaha, pengelola tempat ibadah, pengelola perkantoran, sesuai kewenangan masing-masing Perangkat Daerah dan bagi Camat untuk meneruskan kepada Lurah untuk disampaikan kepada Ketua RW dan RT serta lembaga kemasyarakatan,” beber dia.

Pewarta: Dimas Tri Pamungkas











Leave a Reply

Your email address will not be published.