June 26, 2022

Tindaklanjuti PPKM, Kapolri Tandatangani STR Ops Aman Nusa II Lanjutan

JakartaNSM Surat Telegram (STR) soal Operasi Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Lanjutan telah terbit pada Jumat (2/7/2021) kemarin. Dengan demikian, Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini telah berlaku sejak Sabtu pukul 00.00 WIB dini hari.
Surat telegram tersebut bernomor STR/577/VII/OPS.2./2021 per tanggal (2/7/2021) yang ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Hal itu disampaikan Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono saat membacakan amanat Kapolri.

Menurutnya, Kapolri menerbitkan surat tersebut guna menindaklanjuti penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali.

“Surat telegram pak Kapolri sudah keluar STR/577/VII/OPS.2./2021 per tanggal (2/7/2021). Operasi terpusat sandi Aman Nusa II Lanjutan ini diberlakukan malam nanti 3 Juli dan sudah dinyatakan berlaku,” ujarnya di Gedung Rutapama Jakarta Selatan, seperti dikutip newstizen.id, Jumat (2/7/2021).

Dalam Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini terdapat tujuh Satuan Tugas (Satgas). Di antaranya adalah Satgas deteksi, Satgas Binmas, Satgas kepatuhan protokol kesehatan dan pengamanan vaksinasi.

Lalu, Satgas Bayankes, Satgas pengamanan pengawalan vaksin, Satgas penegakkan hukum, dan Satgas Hubungan Masyarakat (Humas).

Sosok yang akrab disapa Argo itu mengungkapkan, Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini merupakan tindaklanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Dalam poin enam disebutkan bahwa Gubernur, Bupati, dan Wali Kota didukung penuh oleh TNI, Polri, dan Kejaksaan dalam mengordinasikan dan mengawasi pelaksanaan PPKM Darurat Covid-19.

“Tindaklanjut apa yang dilakukan Polri terkait instruksi Mendagri terkait PPKM Darudat Covid-19 Jawa dan Bali. Adanya poin keenam, pihak polisi membuat Operasi Aman Nusa II Lanjutan. Dulu pernah dibuat juga terkait Covid-19, dulu ada 5 satgas sekarang ada 7 satgas operasi itu,” katanya.

Dalam penerapan Operasi Aman Nusa II Lanjutan, pihaknya bakal melibatkan 21.168 personel dari Polda Jawa dan Polda Bali.

“Operasi ini diawaki 21.168 personel, mulai dari Polda di Jawa dan Bali, ada Polda Metro Jaya, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Polda Bali,” sambungnya.

Untuk mendukung kebijakan PPKM Darurat, lanjut Argo, aparat kepolisian bakal melakukan penyekatan-penyekatan di jalur kabupaten/kota untuk random sampling swab antigen.

“Selain PPKM Mikro di tingkat RT/RW kemudian juga ada jalur kabupaten ataupun kota yang kami lakukan penyekatan dengan adanya random sampling swab antigen,” katanya.

Selain itu, penyekatan untuk melakukan random sampling swab antigen juga bakal dilakukan di pintu keluar masuk antar kota dan provinsi, pintu Tol, Rest Area, stasiun, bandara, pelabuhan.

“Tentunya ini kami lakukan bersama dengan TNI dan Pemda. Kami nanti setiap kegiatan yang sudah ada di peraturan mendagri nomor 15 tahun 2021 Pemerintah akan kami dukung apa yang dilarang apa yang diperbolehkan yang ada di instruksi itu. Itu kira-kira,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan PPKM darurat diberlakukan pada tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

“Setelah mendapatkan masukan dari para menteri, ahli kesehatan, dan kepala daerah, saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus di Jawa dan Bali,” katanya, seperti dikutip NSM, Kamis (1/7/2021).

Selain itu, orang nomor satu di Indonesia ini juga menyatakan akan mengerahkan TNI, Polri, Dokter, dan Tenaga Kesesahatan (Nakes) untuk mengatasi pandemi korona ini.

(Al-Afgani Hidayat, Lc., S.H)

Sumber berita: newstizen.id, Humas Polri, suara-merdeka.com.











Leave a Reply

Your email address will not be published.