June 26, 2022

Di Rekaman Jaksa Mengakui Menerima Pungli, Dikonfirmasi Tidak Menjawab Hanya Memblokir Nomor Wartawan NSM

JAKARTA– Sebelumnya Edisi (30/6) Terkait Seorang oknum Jaksa yang bertugas di Kejati Kalteng berinisial WGM, yang diduga Menerima Pungli alias Pungutan Liar terhadap korban terdakwa Rusmawarni melalui Keluarganya Haji Triyono terkait penyalagunaan narkotika jenis sabu-sabu.

Ketika di Konfirmasi Kembali Oknum Jaksa WGM bukan menjawab Pertanyaan Wartawan, Melainkan Memblokir Nomor WhatsApp, yang notabenenya yang di blokir tersebut Nomor Pimpinan Umum Media Nasional Suara Merdeka (NSM)

Secara mendetail Peristiwa Dugaan Pungli ini terjadi di Kalimantan Tengah saat Korban H.Triyono mendampingi Keluarganya untuk diperiksa sebagai terdakwa terkait dugaan penyalagunaan narkotika jenis sabu-sabu.

Dimana Tiba-tiba mendapat telephone mengaku seorang Jaksa berinisial WGM, usai percakapan melalui handphone, ia pun menemui Jaksa tersebut diruangan Kasi Pidum Kejari Kotim.

Saat dirinya bertemu, ia langsung bertanya kepada Jaksa dimaksud, “Pasal joncto 133 itu berapa lama hukumannya,” tanya Triyono.
“Jika diurus hukumannya cuma 8 bulan,” jawab Jaksa itu.

Karena dijanjikan hanya hukuman 8 bulan, keluarga terdakwa akhirnya memberikan uang Rp 20 juta kepada Jaksa tersebut, pada malam harinya jaksa itu meminta uang tambahan lagi Rp 3 juta dengan alasan stafnya mau liburan.

Tim Redaksi NSM Pusat, melakukan Konfirmasi melakui WhatsApp terkait Dugaan Tuduhan Menerima Pungli, ternyata setelah WhatsApp dibaca, bukannya dijawab melaikan di Blokir Nomor WhatsApp Pimpinan Umum NSM.

Akan tetapi dalam keterangan Rakaman Mirip Suara Oknum Jaksa, dirinya mengakui menerima Uang tersebut dan uang dimaksud untuk keperluan Pembiayaan Rental Mobil dan lain lain, dan Dia tidak menyangkal pula menerima Uang dari Korban.

Bahkan Suara Mirip WGM ini, memberitahukan kepada Korban Agar masalah ini tidak dibesar besarkan, dia telah menerima jika mendapat sanksi dari Kode Etik Kejaksaan dirinya siap menerima Konsekuensinya.

Saat wartawan NSM melakukan Konfirmasi kepihak Kepala Kejaksaan Agung ST Burhanuddin di Kediamannya, tidak berada ditempat.

” Bapak tidak berada disini, Konfirmasi saja di Kantor Aja,” tegas Petugas Piket.

Hingga berita ini dimuat, Pihak NSM akan menindak lanjuti melakukan Konfirmasi kepihak Kejaksaan Agung terkait Isi Rekaman Pihak Oknum Jaksa WGM mengakui menerima uang tersebut.

TIM











Leave a Reply

Your email address will not be published.