June 26, 2022

Satpol-PP Siantar Selamat Bayi 7 Bulan Dari Ibunya Yang Memiliki Latarbelakang Mental

SUMUT-Menaruh rasa curiga Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pematang Siantar, sigap amankan wanita kurang waras yang sedang gendong bayi 7 bulan.

Kabit Tritagun Satpol-PP Kota Pematang Siantar Raja Nababan saat diwawancarai wartawan, Selasa (6/7/2021) pagi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia benar, saya dan kawan-kawan semalam mengamankan seorang wanita yang memiliki keterbelakangan mental (kurang waras) yang sedang menggendong bayi 7 bulan, kata Raja.

Wanita tersebut berhasil diamankan dari seputaran Lapangan Haji Adam Malik, wanita dengan gangguan kejiwaan menjadi perhatian bagi personel Satpoll PP Kota Siantar, Senin (5/7) sore sekira jam 17.30 WIB.

“Jadi semalam itu sekitar pukul 17.30 WIB, saya melihat seorang perempuan sedang menggendong bayi di seputaran lapangan Adamalik. Melihat gelagat si perempuan yang kurang normal saya langsung mendekati nya,” ujar Raja.

Setelah didekati, ternyata wanita tersebut telah diikuti oleh personel Satuan Polisi Pamong Praja perempuan dari taman bunga Jalan Merdeka.

Melihat hal tersebut, Raja Nababan dan personil lainnya langsung gerak cepat dan mengamankan wanita tersebut dan menyelamatkan bayinya.

Setelah dibawa kekantor Satpol-PP ternyata wanita tersebut memiliki keterbelakangan mental dan kabur dari rumah serta membawa bayinya. Melihat bayi yang sudah mulai demam Tim Satpol pun melakukan upaya awal seperti memberikan susu terhadap si bayi dan membungkus nya agar hangat.

Dan selanjutnya Bayi tersebut diserahkan ke pihak Dinas Sosial Kota Pematang Siantar untuk dikembalikan ke pihak keluarga, ujar Raja mengakhiri.

Sementara itu, hal itu dibenarkan Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial (Kasi Rehsos) M. Novrizal dikonfirmasi, Selasa (6/7) pagi. Saat ini kata Novri, kondisi bayi masih demam, sehingga dibawa berobat ke Puskesmas Jalan Kartini.

“Masih panas badannya. Tapi sudah kita berikan susu. Karena dapat informasi bahwa mereka tinggal didaerah Kelurahan Aek Nauli Kecamatan Siantar Selatan, Kota Siantar. Sekarang sudah kita serahkan sama keluarganya,” ucap Novri.

Dari keterangan keluarga bayi yang didapat kata Novri, wanita tersebut sudah dua hari kabur dari rumahnya. Bahkan ibu bayi sudah lama mengalami gangguan kejiwaan setelah bercerai dengan sang suami yang kini berada di luar Siantar.

“Waktu mereka kabur dari rumah, pihak keluargnya nggak tau. Taunya sehari setelah kabur. Sempat juga keluarganya mencari-cari tapi tak kunjung ketemu. Kasihan kita sama anaknya, masih kecil dibawa keliling, kena hujan lagi,” jelas Novri.

Lebih lanjut dikatakan, hingga sampai saat ini pihaknya sudah koordinasi dengan Lurah Aek Nauli. Tak lain untuk berusaha mencari ibu bayi yang sudah kabur saat diamankan petugas Satpoll PP. Selain itu akan terus memperhatikan keadaan bayi.

“Sudah koordinasi kita. Ya muda-mudahan ibu bayi itu masih berada di Siantar. Nanti kalau ketemu kita rehabkan saja. Kepada rekan-rekan media kalau nampak info juga ke kita ya. Saling bantu biar cepat kita dapatkan,” tutup Novri.

Penulis: Matius Gea NSM

Teks Foto, Seorang Ibu Rumah Tangga Memiliki Keterbelakangan Mental saat diamankan Satpol PP Siantar (foto/Matius Gea/ NSM)











Leave a Reply

Your email address will not be published.