June 26, 2022

Anies Baswedan Mendatangi Perusahaan yang Masih Melakukan Sistem WFO

TANGERANG, NSM – Gubernur Jakarta Anies Baswedan melakukan sidak ke perusahaan yang masih melakukan sistem WFO. Secara langsung beliau menemui HRD dari perusahaan tersebut dan beliau tampak marah karena kenapa di saat seperti ini dan di masa PPKM Darurat masih berlaku, perusahaan tersebut masih memberlakukan sistem WFO.

Ternyata perusahaan tersebut adalah perusahaan non-esensial yang mewajibkan karyawan ke kantor selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

Dalam aturan PPKM Darurat disampaikan bahwa perusahaan non-esensial wajib menerapkan untuk para karyawan bekerja dari rumah saja atau WFH.

“Ibu Diana dan perusahaan ibu tidak bertanggung jawab. Ini bukan soal untung rugi. Ini soal nyawa. Kita ini mau nyelamatin nyawa orang dan orang-orang seperti ibu ini sangat egois. Ini pekerja-pekerja ikut aja” ujar Anies Baswedan dengan nada yang cukup tinggi dan terlihat dari unggahan video yang diunggah oleh Anies Baswedan di Instagram nya.

Lalu, perempuan yang dibentak oleh Anies Baswedan hanya terdiam saja disaat dimarahi oleh Anies Baswedan. Beliau menyuruh semua orang yang ada di perusahaan tersebut untuk pulang kerumah masing-masing.

Tak hanya satu perusahaan saja, akan tetapi juga perusahaan lainnya juga yang disidak oleh Anies Baswedan.

Perusahaan tersebut dihampiri oleh Anies Baswedan dan beliau terlihat sangat geram melihat masih ada karyawan yang masih masuk ke kantor selama PPKM Darurat masih berlaku.

Beliau semakin geram saat melihat salah satu karyawan dari perusahaan tersebut ada ibu hamil.

“Setiap hari kita nguburin orang pak. Bapak ambil tanggung jawab. Semua buntung pak, enggak ada yang untung. Apalagi ada ibu hamil masuk” tegas Anies

Anies mengatakan bahwa untuk perusahaan non-esensial dan dipaksa masuk ke kantor untuk melapor melalui aplikasi JAKI.

Setelah melapor nanti, Anies berjanji akan langsung menindak tegas perusahaan-perusahaan yang tetap memaksakan karyawannya masuk ke dalam kantor padahal penerapan PPKM Darurat dari tanggal 3-20 Juli 2021.

Salah satu perusahaan yang disidak oleh Anies membenarkan bahwa beliau menyidak perusahaan kami dan sudah ditindaklanjuti oleh manajemen.

Seperti yang diketahui bahwa dua perusahaan tersebut disidak langsung oleh Anies karena memang ketahuan kedua perusahaan tersebut WFO bukan WFH.

Sumber Teks : Desi Oktavionika S.I.Kom
Sumber Foto : tribunnews.com

Desi Oktavionika S.I.Kom – NSM











Leave a Reply

Your email address will not be published.