June 26, 2022

Sigap, Prajurit Yonif 521/DY Bawa Masker ke Pedalaman Papua

JakartaNSM Kesigapan prajurit Yonif Mekanis 521/Dadaha Yodha yang menjaga keamanan di Papua menuai simpati publik. Sebab tak hanya mengamankan wilayah kedaulatan semata, prajurit macan kumbang ini juga turut andil dalam pencegahan Covid-19.

Sejak diberangkatkan ke Papua pada 27 Mei 2021 lalu, prajurit Yonif 521/DY Kediri langsung membaur dengan masyarakat. Misi kali ini tak hanya mengamankan wilayah kedaulatan, membantu masyarakat Papua menghadapi virus korona juga menjadi tujuannya.

Komandan Pos Letda Inf Jerry Octavian Lahindo mengaku dirinya beserta kolega telah membagikan masker kepada warga setempat.

“Hari Minggu (4 Juli 2021) kemarin, kami membagikan masker kepada warga di kampung Moenamani, kabupaten Dogiai, Papua,” katanya, dikutip dari bacaini.id, Jumat (9/7/2021).

Warga, lanjutnya, merasa keheranan lantaran selama ini masker jarang bisa masuk ke daerah pedalaman Papua. Mereka kaget saat personil TNI tiba-tiba datang membagikan masker secara gratis.

“Mereka terheran-heran kami datang membawa masker,” sambungnya.

Selain itu, prajurit yang tergabung dalam Satgas Pamrahwan Yonif Mekanis 521/DY itu juga memberikan edukasi bahaya Covid-19 pada warga. Sulitnya akses menuju kawasan itu membuat mereka sangat minim pengetahuan tentang pandemi ini. Warga masih terlihat abai dengan protokol kesehatan.

Langkah lain yag dulakukan prajurit itu adalah membangun komunikasi dengan tokoh agama setempat. Para prajurit tak segan mendatangi Gereja GKI Zaitun Enarotali untuk bersilaturahmi dengan jemaat gereja.

“Kami berterima kasih atas dukungan jemaat kepada Satgas di kampung Enarotali. Mari kita ciptakan keamanan di kampung ini,” ucap pemimpin anggota pos, Letda Inf Tedi.

Tindakan serupa dilakukan di GKI Yudhea Kp. Waghete Distrik Tigi. Di sini, personel Satgas memberikan bantuan Alkitab dan pakaian bekas layak pakai.

(Al-Afgani Hidayat, Lc., S.H)

Sumber Berita: bacaini.id
Sumber Foto: bacaini.id











Leave a Reply

Your email address will not be published.