June 26, 2022

Biro NSM Bertemu Dengan Kabid PSP Pertanian Membahas Surat Tani

MAMUJU, NSM – Biro NSM membahas daerah masuk Tobasasatu dan Desa Berkeruah di Kabupaten Mateng yang mana Surat Tani tersebut sudah disubsidi dan sudah diatur untuk diberikan kepada yang berhak yaitu petani yang memiliki LDKK yang terdaftar dari sistem elektronik tersebut dan sudah diusulkan sebelumnya untuk pengajuan pupuk.

Untuk perencanaan kelompok yang diajukan oleh Kementerian dan sudah disetujui beberapa kilonya untuk tahun depan. Itu yang berhak adalah petani yang memiliki Surat Tani, pemilik kios juga harus memiliki daftar nama-nama petani yang terdaftar agar bisa diperjualbelikan dengan petani dan pemilik kios bisa menyamakan dengan NIK petani yang membeli pupuk.

Yang tidak memiliki LDKK atau tidak terdaftar dan ingin membeli mereka harus membayar lebih mahal dari mereka yang memiliki Surat Tani. Dan nantinya pemilik kios bisa membayar ke pihak pupuk Indonesia dengan harga yang lebi mahal pula sesuai dengan penjualan pupuk non-subsidi ke petani yang tidak memiliki Surat Tani.

Nanti ada petugas dari Kecamatan dan Kabupaten yang mengelola dan memantau pupuk yang diperjualbelikan itu dan memverifikasikan hasil penjualan tersebut.

“Harapannya untuk penjual adalah agar mengecer sesuai dengan yang dijualkan dan yang sudah disesuaikan. Jika di toko tersebut tidak ada yang membeli karena belum memulai menanam dan desa sebelah atau toko sebelah mulai menanam, coba untuk direlokasikan terlebih dahulu daripada mengendap nantinya” tutupnya.

Sumber Berita dan Foto : Yudha Krisna
Edited Teks : Desi Oktavionika S.I.Kom

Desi Oktavionika S.I.Kom – NSM











Leave a Reply

Your email address will not be published.