NASIONAL
SUARA MERDEKA
September 18, 2021

Pemerintah Seriusi Pendapatan Negara dari Sumber Daya Alam, Sita Emas dari PETI

______

Penulis Tajuk : R Mas MH Agus Rugiarto SH (Agus Floureze) Pernah Kuliah Di Pendidikan Moral Pancasila Universitas Tadulako Palu

_______

Tajuk Rencana Kali ini, Penulis membahas Pamdemi Covid 19 di Indonesia , dimana untuk Menanggulangi Covid 19 Di Negara Bekas Jajahan Belanda ini, sebagian Pembiayaanya berasal dari Pemotongan Sebagian Persen Anggaran Pemerintah yang berasal dari Belanja Rutinitas setiap Satker.

Sebenarnya jika kita lebih serius mengawasi Sumber Daya Alam, maka Negara kita tidak terbelit dengan utang , hingga mencapai 6 000 Triliun.

Sangat memeras pikiran jika mendengar utang Indonesia sampai 6 ribu triliun.

Dari Zaman Khubilae Khan , Mongol, Portugis , Belanda , Jepang, dan VOC ini, yang menguasai Indonesia ini bukan dengan tujuan untuk Merebut Kekuasaan dengan membumihanguskan Rakyat Indonesia, akan tetapi tujuan mereka adalah Mengambil Sumber Daya Alam. ( Indonesia) ,

Dalam buku Sejarah mengatakatan Bahwa Penjajah Asing , Menguasai Indonesia dikarekan Banyaknya Rempah rempah, Itupun saya anggap devinisi yang salah, Perhatikan sak sama , apa sih membuat Penjajah Asing ingin menguasai Indonesia, Karena :

  1. Hutannya 128 Ribu Hektar
  2. Tambang Emas di 26 Provinsi
  3. Gas Bumi di 22 Daerah
  4. Batubara di Sumatera dan Kalimantan

Dan Hal ini sudah ada dari Abat ke 4 sampai 5 Akan tetapi masyarakat Indonesia Tidak Tau, di akibatkan Negara ini beberapa Kali tertimbun Vulkanik Gunung Berapi dengan memiliki 500 Gunung Berapi di Indonesia, sehingga Negara Moderen saat itu di wilayah Indonesia, dari hasil Sumber Daya Alam.

Dizaman Modern Sekarang , Untuk Membuktikan Sekarang Bahwa Negara Luar tertarik dengan SDA Indonesia adalah salah satu bukti Negara Cina dan Amerika Masuk ke Indonesia karena SDA Indonesia, Misalnya Freeport dan Tambang Morowali Sulawesi Tengah dan lain sebagainya .

Sehingga Pemerintah dan Rakyat menjadi Penonton Sepakbola Untuk Membayar Tiket Pertandingan, Padahal Lapangan sepak bola itu milik rakyat Indonesia

Itulah sebuah Perumpamaan Yang bisa ditafsirkan masing masih.

Belakangan Sepertinya memandang Sayap Burung Garuda Terjatuh tak pernah dilihat, atau Beratus manusia jatuh dari ketinggian gunung tebing hanya bisa digigit semut.

Sebenarnya Penghasilan Terbesar itu pada Pasal 33 ayat 2, Bumi , Air dan segala Alam Beserta Isinya di Kuasai Negara dan Dari Hasil SDA untuk Kemakmuran Rakyat.

Artinya Contoh yang Kecil saja,Tambang Emas yang Berasal dari Pertambangan Tanpa Izin (PETI), Kalau berdasarkan Pasal tersebut, sudah jelas Hasil Emas dari Tambang Ilegal dapat disita menjadi Aset Negara yang kemudian dillelang untuk mensejahterakan rakyat .

Banyak konsep konsep sekarang bicara Kalau PETI Ditutup Kasihan Rakyat mau makan apa? Padahal para Cukong cukong yang berlindung diatas kepentingan Rakyat Kecil, Sehingga Pemerintah dibuat akal akalan oleh para Cukung , untuk kepentingan memperkaya Peibadi.

Kalau pemerintah berhasil mendapatkan Penghasilan dari PETI agar sejalan dengan konsep KPk adalah :

  1. Lakukan Penyitaan Emas PETI baik yang sudah Terjual maupun Belum Terjual
  2. Melakukan Penyitaan Aset Bergerak Maupun dan Tak Bergerak yang berasal dari Hasil Tambang Emas PETI.
  3. Menetapkan sebagai Tersangka Para Pelaku Tambang.

Kalau ini dilakukan, Negara dapat menyita tambang emas dari para Cukong bisa mencapai ratusan miliar perbulannya, sebagai Pendapatan Negara .

Terima Kasih, Salam untuk Negeri ini.











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *