NASIONAL
SUARA MERDEKA
July 27, 2021

Tertibkan Pedagang, Pegawai Sat Pol PP Siantar Kena Maki, Robert Samosir : Itu Sudah Sering

_______

_________________

SUMUT-Seorang pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Siantar nyaris dimassakan dan kaca mobil dinas dikemudikannya dirusak diseputaran Lapangan Merdeka, Jalan WR Supratman Kelurahan Proklamasi Kecamatan Siantar Barat, Minggu (18/7/2021) sore sekira pukul 17.10 WIB.

Kasat Pol PP Robert Samosir saat ditemui wartawan, Senin (19/7/2021) siang menyebut, sore itu beberapa pegawai Sat Pol PP melaksanakan tugas menyampaikan himbauan atau larangan terhadap para pedagang agar tidak berjualan di Lapangan Merdeka Siantar.

Larangan tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) no 16/1989 tentang nama dan fungsi Lapangan Merdeka, ujar Robert Samosir.

Menanggapi halnya anggotanya dapat caci maki dari pedagang cilok dan warga Minggu (17/7) sore. Robert Samosir menyebut hal yang serupa sudah sering diterima oleh pihaknya.

“Kita kan sering dicaci maki saat bertugas. Walaupun kita sudah melakukan tugas sesuai fungsinya, masih saja ada orang yang merasa tidak terima. Walaupun demikian kita tetap menjalankan tugas dan fungsi kita dengan tegas,” ujar Robert Samosir.

Pasca keributan pihaknya dengan pedagang di Lapangan Merdeka (taman bunga) Minggu sore. Robert Samosir menyebut pada saat itu Praja wanita sedang menertibkan pedagang cilok yang berjualan didalam lapangan.

“Jadi anggota saat itu sedang melakukan penertiban pedagang, bukan penerapan prokes,” kata dia.

Saat diamankan pedagang Cilok marah-marah dan menolak untuk ditertibkan. Selanjutnya pedagang cilok menarok langsung tempat dagangan nya di mobil patroli.

Namun karena kurang pas posisi saat dinaikkan, Ilhasil barang dagangan tersebut terjatuh ke jalan saat mobil patroli hendak berjalan, jelas Robert Samosir dan juga dibenarkan langsung oleh pedagang cilok.

Sementara itu, menurut Video yang beredar puluhan warga yang ada diseputaran Lapangan Merdeka ikut meneriakkan petugas. Dan tidak hanya sedikit ada yang mengeluarkan kata-kata tidak enak.

Merasa situasi tidak aman, seorang pegawai Sat Pol PP melajukan mobil dinas tersebut. Tapi tiba tiba seorang laki-laki mengendarai sepedamotor berhenti dan bersama beberapa orang warga nyaris mau memasakan Pegawai Sat Pol PP itu.

Pegawai Sat Pol PP tetap tidak melawan dan tetap berdiam diri didalam mobilnya, meski baju dinasnya ditarik-tarik.

Parahnya lagi, seorang warga nekat merusak kaca spion mobil dinas Sat Pol PP itu. Para Pegawai Sat Pol PP lainnya datang melerai sehingga Pegawai Sat Pol PP itu berhasil kabur melajukan mobil dinas tersebut meninggalkan Lapangan Merdeka.

Tidak itu saja, seorang pria berkaos putih dan memakai tas sandang nekat memaki-maki seorang Pegawai Sat Pol PP Siantar berjenis kelamin wanita tetapi Pegawai Sat Pol PP itu tetap tentang dan diam dengan berjalan menemui rekan-rekannya untuk meninggalkan Lapangan Merdeka.

“Melawan orang pula kau, lawan aturan Pemerinta mu sendiri itu. Konxxxx, Konxxx,”ujar pria berkaos putih itu memaki seorang Pegawai Sat Pol PP.

Terpisah Robert Samosir menyebut permasalahan pihaknya dengan pengendara berkaos putih telah berdamai, ujarnya mengakhiri.

______

Penulis Matius Gea NSM

Teks Foto, Pedagang Cilok Bersama Kasat Pol PP Kota Siantar Robert Samosir (foto/Matius Gea/NSM)











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *