NASIONAL
SUARA MERDEKA
August 4, 2021

Besok Jasad ABK Asal Siantar Tiba Di Indonesia,

___________

___________________

SIANTAR-Setelah menjalani proses panjang, termasuk menyurati Kedubes China, Presiden Joko Widodo dan juga Kementrian Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Jasad Anak Buah Kapal (ABK) Rickyansyah Samosir (28) alias Riki akhirnya bisa pulang ke asal.

Persisnya di rumah duka Jalan Rakkuta Sembiring, Kelurahan Siantar Martoba, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar. Nantinya, jasad disambut pihak keluarga di pelabuhan Kota Batam. Lalu saat sudah di Siantar jasad akan disemayamkan.

“Iya pak, besok tiba di Batam. Makannya tadi keluarga kita sudah kemas kemas, mereka yang jemput. Kami sambut disini aja,” ujar Rama Uli, salah satu keluarganya yang dikonfirmasi, Rabu (21/7) sore sekira jam 16.00 WIB lewat via telepon.

Dijelaskan Rama Uli, sebelum jasad tiba di Siantar. Pihak yang terlibat terlebih dahulu melalukan autopsi di Kota Batam. Sedangkan pembawaan Jenaza nantinya menggunakan jalur darat, yakni pakai mobil Ambulance yang juga disediakan dari Kemenlu.

“Kemungkinan besok malam sampainya. Kalau di autopsi kan makan waktu mereka. Tapi kita bersyukur banyak Jenaza bisa kembali di Siantar. Nanti kita semayamkan dekat makam keluarga di TPU Kecamatan Siantar Martoba,” ujarnya.

Lebih lanjut Rama Uli mengatakan, seluruh proses pemulangan jenazah telah sesuai prosedur menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Namun karena bekerja di perusahaan tidak jelas, seluruh hak hak dan kewajiban tidak didapatkan korban.

Sebelumnya, korban dikabarkan meninggal dunia saat menjadi anak buah kapal (ABK) di perusahaan negara Cina. Jenazah Rickyansyah alias riki pun masih tertahan, sehingga pihak keluarga yang berada di Siantar berharap bantuan pemerintah.

Harapan tersebut agar Jenazah tidak dibuang kedalam lautan Somalia dan bisa kembali pulang ke rumah duka. Tepatnya di Jalan Rakkuta Sembiring, Kelurahan Siantar Martoba, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar untuk disemayamkan.

“Kami sudah menyurati Kedubes China yang ada di Indonesia, Presiden Joko Widodo dan juga ke Kementrian Kemaritiman bapak Luhut Binsar Panjaitan. Sudah banyak usaha yang kami lakukan agar jenazah dipulangkan,” ujar Rama Uli.

Rama Uli yang juga bagian dari keluarga almarhum Riki juga mengatakan, usai melayangkan surat tersebut. Pemerintah meresponnya dengan baik serta pihak Kementrian Luar Negeri sudah menyurati ke China agar jenazahnya di pulangkan.

“Informasi terkahir dari Tony Pangaribuan. Tony seorang relawan, dia banyak membantu ABK asal Indonesia yang bermasalah. Sejauh ini prosesnya baik,” papar Rama Uli yang dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (4/7) sore sekira jam 14.30 WIB.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa saat ini dari pihak Indonesia sendiri sudah bersedia menerima kapal yang mengantar jenazah Riki Samosir di Belitung atau di Batam. Informasi tersebut diterima pihak keluarga Riki dari Kemenlu yang diterimanya.

“Jenazah Riki Samosir kabarnya di Somalia. Kabar itu kami dapat dua hari yang lalu,” ucapnya seraya mengatakan pihaknya mendapat informasi itu dari rekan Riki bahwa perlakuan di kapal pencari ikan tersebut tidak manusiawi.

Rama Uli pun mengaku jika rekan rekan almarhum selama di kapal selalu mendapatkan perlakuan tidak baik. Perlakuan warga Indonesia sambung Ramq Uli, beda dengan orang negara China. Termasuk segi makanan juga ikut sangat berbeda.

Masih kata Rama Uli, saat itu, tanggal 29 Juni 2021. Pihaknya mendapat kabar Riki yang bekerja selama dua tahun lebih sebagai ABK bersama negara Cina dikabarkan meninggal saat berada di perairan negara Somalia. Kabar itu didapat dari rekannya, Jhon Albertus Situmeang.

_____

Penulis Matius Gea NSM

Teks Poto – Pihak keluarga korban yang menanti jenazah dirumah duka (foto/Matius Gea/ NSM)











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *