NASIONAL
SUARA MERDEKA
September 18, 2021

Jangan Selalu Masyarakat Dayak Ditakuti Ala Militer, Agus : Sudah Saya Sampaikan Ke Istana Presiden

_____

” Jangan selalu Masyarakat Dayak ditakuti Ala Militer , Bukan Zamannya Lagi, sekarang siapa saja yang menakuti rakyat dengan gaya militer, hitung hitungan saya pasti Kapolri mencopot Kapolresnya, ” Ujar Daeng Agus Flores, usai kunjungannya ke Kantor Mensesneg di Istana Negara

_____

JAKARTA NSM– Usai Menyerahkan Surat Keluhanan Masyarakat Dayak ke Istana Presiden, Rabu (1/9) , Kepada Media di Halaman Mensesneg mengatakan, pihaknya telah menyerahkan Surat Bernomor 9127/Pengacara/NSM/IX/2021 Tertanggal 1 September 2021, terkait Penyelesaian Sengketa Masyarakat Desa Sukaraja Kabupaten Sukamara Provinsi Kalteng dengan PT Sungai Rangit.

” Sebenarnya Masalah ini bisa diselesaikan dengan Kepala Dingin antara Tokoh Adat Disana dengan Perusahaan Kelapa Sawit Tersebut, ” Ujar Ketum LBH Phasivic Jakarta Pusat.

Diapun mengatakan, Jika di tingkat Provinsi Tidak bisa menyelesaikan Pergusuran Tanah Makam Leluhur diselesaikan dengan baik, maka Permasalahan ini harus diselesaikan ditingkat Pemerintah Pusat.

Dia menyarankan pula, pihak Aparat keamanan harus mendukung Masyarakat Suku Dayak, agar dapat memberikan kenyamanan dimasyarakat.

” Dayak adalah bagian dari Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika, jangan sedikit sedikit masyarakat Desa Sukaraja ditakuti dengan Ala militer, tidak zamannya sekarang,” Ujar Aktivis 98 ini.

Seperti diketahui Bahwa Masyarakat Desa Sukaraja mendapat Pendampingan dari Dewan Adat Dayak (DAD) merupakan langkah positif sebagai Norma Budaya yang harus dijunjung tinggi.











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *