NASIONAL
SUARA MERDEKA
October 23, 2021

Hercules Bertobat Dapat Pujian Para Ulama

_____

________

Jakarta, NSM , Kalau Mendengar kisah hidup Maun Hercules, tak akan Habis Habisnya. Terkadang terasa memilukan dengan ribuan pengalamannya di masa lalunya yang dalam pandangan masyarakat sangat menyeramkan, kini Nama Hercules dapat pujian dari Para Tokoh Ulama, diantaranya KH. Mansyur, Gus Miftah, hingga Sekjen PBNU Ahmad Helmy

Hercules bernama asli Rosario de Marshall adalah seorang gangster dan broker politik asal Indonesia yang berasal dari Timor Timur. Hercules adalah seorang portir untuk TNI-AD pada masa integrasi Timor Timur.   Namun, siapa yang menyangka, di usia senjanya Hercules mendapat Pujian Para Ulama, hingga diagung agungkan dengan kehebatan memberikan Makan Anak Setiap Jumat.

Hercules menyampaikan pula kepada Para Ulama, bahwa dirinya tidak lepas dari Dukungan Istrinya dan Keluarga.

” Khusus memberikan makan anak yatim setiap Jumat, yang ngatur semua Istri Saya,” tegas Maun Hercules.

Hercules menceritakan Matanya pernah ditembak tapi tidak wafat. Ia pernah dibacok ratusan kali, namun Allah belum mengizinkan ia wafat.   Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faisal Zaini sempat menanyakan alasan mata Hercules yang berbeda antara kiri dan kanan. Dengan santai Hercules menjawab bahwa matanya yang kanan berbeda karena pernah ditembak dari jarak satu meter. Hal itu menyebabkan matanya terluka dan agak masuk ke dalam. Selain itu ia juga dikeroyok ratusan orang dengan celurit dan samurai.

Lalu Sekjen Helmy menanyakan alasan Hercules bertaubat dan memilih mendekatkan dirinya kepada Allah. Hercules menjawab bahwa semua manusia hidup terbatas oleh usia. Ketika wafat maka tidak ada yang bisa dibanggakan kecuali amal baik.   “Karena belum waktunya, makanya saya tidak mati. Meskipun sudah dibacok ratusan orang. Yang di atas belum mengizinkan,” imbuhnya.   Hercules yang saat itu memakai peci mengaku memiliki kebiasaan yang berbeda saat ini. Setiap Jumat selalu memberikan makan ratusan anak yatim dan sering puasa. Setiap Jumat ada sekitar 250-300 anak yatim diundang ke rumahnya. Ia juga baru menjalani puasa dari Senin hingga Kamis.

“Kita hidup sementara. Jika ibarat tangan kotor, tangan saya ini sudah sangat kotor sekali. Umur kita tidak lama. Mau apa lagi,” ujar Hercules.   Dalam kongkow santai itu, tokoh-tokoh muda NU itu mendengar perjalanan hidup dari gelap menuju terang Hercules, banyak bisa menarik hikmah yang sangat luar biasa.   Menurut Gus Miftah, sosok Hercules besok di akhirat adalah penyelamatnya di hadapan pengadilan Allah. “Ketika saya tidak masuk surga, nanti Maung Hercules narik saya, itu guru saya. Tolong dimasukkan ke surga,” tandasnya. 

****











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *