NASIONAL
SUARA MERDEKA
October 23, 2021

Pertemuan Panglima Dayak BSP dan Lintas Organisasi di Tg Priok Berlangsung 13 Jam, Hati Hati Para Pelaku Korupsi di Borneo

_____

__

Yang Hadir Tadi Malam , Bukan orang sembarangan , ada beberapa Petinggi Organisasi yang dianggap sangat dekat dengan Petinggi KPK, sehingga sangat muda terbaca tujuan Pertemuan Memberantas Korupsi di Borneo

________

JAKARTA- NSM, Diprakarsai Media NSM, Selasa Malam ( 5/10) Terjadi Pertemuan Panglima Dayak BSP Kalimantan Bung Willy , Panglima Haramaung Kalimantan Herman Anjay, Ketua umum Forum Kerukunan Pemuda Bugis Makassar Indonesia, Sekjen Grib Jaya Guntur, Kabid OKK Grib Jaya Helmi, Wakil Kabid OKK GRIB Jaya Rizki , Ketua Umum LBH Phasivic Jakarta Pusat Daeng Agus Floureze, Masyarakat Ambon Bony, dan lain sebagainya, guna membahas beberapa hal yang disimpulkan pihak NSM diantaranya :

  1. Mosi Tidak Percaya terhadap Hukum yang tidak menjiwai Hukum Berkeadilan Sosial di Indonesia Tumpul Keatas Tajam Kebawah.
  2. Membentuk Koalisi Merah Putih dalam Konsep Gerakan Indonesia Bersatu untuk Para Pencari Keadilan dalam Lingkaran NKRI.
  3. Memberantas Cukong Cukong Mafia Tanah di Indonesia.
  4. Menyuarakan Budaya Lokal dalam tatanan Menghargai Hukum Adat.
  5. Memberantas Para Pelaku Korupsi yang berada di Kalimantan dan seluruh Indonesia untuk bekerja sama dengan KPK dan Ombudsman .
  6. Menyatukan Pemuda Pemuda yang terinspirasi dari Sumpah Pemuda .
  7. dan Memperkuat Organisasi Massa Dari Rakyat dan untuk Rakyat.

Dalam Pertemuan kali ini membahas Juga Permasalahan Sengketa Tanah Dayak di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat, yang hingga sekarang Belum Mendapatkan Keadilan Masyarakat Dayak dengan Pihak Pihak Perusahaan Kebun Sawit.

Dalam Kegiatan Pertemuan Tersebut membahas pula Terkait Pembahasan Permasalahan Hukum di Kalimantan Barat dan Kalteng untuk menghadirkan Ahli Ahli Pertanahan yang kompoten di bidangnya.

Terungkap pula beberapa Permasalahan Tambang Rakyat di Indonesia, yang perlu Para Penambang Mendapatkan Izin Penambang Rakyat (IPR), karena bukan rahasia umum beberap Pertambangan masih dikuasai oknum oknum tertentu.

Pertemuan ini berlangsung dari Pukul 15.30 WIB sampai Pukul 05.30 WIB berlangsung 13 Jam.

****











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *