August 16, 2022

8 Orang Masyarakat di Tahan Polda Sulteng, Jadi Atensi Kapolri, Penyidik Di Periksa Propam, Pelapor Boss PETI Akan Di Periksa


JAKARTA NSM, Ini baru Pertama di Indonesia, Boss Pemain Tambang Ilegal atau PETI di Sulteng Berinisial Niko, Melaporkan aksi pembakaran dan pengrusakan camp miliknya, yang dilakukan warga Dongi Dongi Sulawesi Tengah. Hingga mengakibatkan 8 Warga Dusun Dongi-Dongi resmi ditahan Polda Sulteng.

Akhirnya masalah ini menjadi Panjang, Hingga Persoalan ini diketahui Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo, sehingga Kapolri Mengintruksikan Kepada Kapolda Sulteng Irjen Rudi Gajah untuk dilakukan Gelar Perkara dan Dilakukan Pemeriksaan terhadap Penyidik Dilakukan Propam dan Pelapor yang diduga Boss Tambang Ilegal agar diperiksa Untuk menentukan Pelapor dapat atau tidaknya dijadikan Tersangka Terkait Pelanggaran UU Minerba.


” Saya dapat Balasan WhatsApp Dari Kapolri, Intinya Permasalahan yang saya sampaikan , termasuk Boss Tambang ilegal Sebagai Pelapor agar diperiksa sebagai Pelaku Tambang Ilegal dapat dijadikan sebagai Tersangka Dalam Pelanggan UU Minerba dengan Ancaman Hukuman 10 Tahun, ” Ujar Agus Flores Ketum LBH Phasivic Jakarta Pusat.

Diapun menyampaikan Perkara Boss Tambang Ilegal Melapor ke Polda Sulteng , dan Diterima Pihak Polda tersebut dan Menahan Masyarakat yang membakar Cam NK dilokasi PETI, merupakan Pencitraan Buruk Buat Lembaga Kepolisian Sulawesi Tengah, pasalnya Pelanggaran UU Minerba tidak ditahan, sedangkan Masyarakat Yang Membakar Cam dilokasi PETI ditahan.


” Sama halnya Hukum ini tidak seimbang , okelah..masyarakat Membakar dikenakan Pidana Umum, sedang Boss Tambang Ilegal seharusnya dikenakan UU Minerba terkait Perusahaan Tanpa Izin (PETI) Dengan Ancaman Hukuman 10 Tahun,” tegas Pengacara berkantor di Plaza Indonesia.

Aguspun menyampaikan , bahwa langkah Kapolri meneruskan Permasalahan ini kepihak Kapolda Sulteng, sebagai Langkah Serius agar sesegera diselesaikan Permasalahan yang kedepannya akan merusak citra Polri, jika Boss Tambang Ilegal tersebut tidak dilakukan Pemeriksaan dan dijadikan sebagai Tersangka.

” Dalam Perkara ini saya tidak memihak kepada siapa saja, akan tetapi dua duanya harus ditahan dong, yang pelapor dikenakan Pasal Pertambangan Ilegal dan yang lainya dikenakan pasal pidana murni Terkait Pembakaran Cam, disitu baru Roh Presisi ada ,” tegas Komisaris NSM.

Dalam Perkara ini Polda Sulteng melakukan penahanan delapan Warga Dongi-Dongi berdasarkan Laporan Polisi bernomor 337/XI/2021/SPKT/Polda Sulteng tertanggal 02 November 2021 , Atas Dasar Laporan Boss PETI Niko.

” Seharusnya NK diperiksa dan ditetapkan sebagai Tersangka dalam konteks delik murni,” tegas Pemilik Media NSM

Pengembangan Informasi ini merupakan Kerjasama Antara LBH Phasivic Sulteng dan LBH Phasivic Jakarta Pusat.

Menurut Ketua LBH Phasivic Sulteng Member Barani , pihaknya setiap hari Mengupdate Perkembangan Hukum di Sulawesi Tengah, sehingga dapat diketahui LBH Phasivic Pusat .

****











Leave a Reply

Your email address will not be published.