May 21, 2022

Agus : Masyarakat Diminta Tenang Dengan Pernyataan Mahfud MD, Bersifat Membuat Gaduh Para Menteri


JAKARTA NSM, Simpang Siur Pernyataan Menteri Kondinator Politik Pertahanan Keamanan ( Menkopolhukam) Mahfud MD Terkait Salah Satu Menteri Meminta Jatah kepada Salah satu Dirjen sebesar Rp. 40 Miliyar, yang hingga kini dianggap viral.

Dan terakhir Mahfud MD dalam klarifikasinya bahwa tudingan tersebut ditujukan kepada Mantan Menteri yang menjadi Tersangka dan ditahan KPK, akibat pernyataan tersebut membuat beragam pendapat masyarakat.

Ketika hal tersebut dimintai Pendapat kepada Ketua Umum LBH Phasivic Jakarta Pusat R Mas MH Agus Rugiarto SH, biasa disapa Agus Flores ini, Sabtu (16/1) saat kunjungan ditanah Majapahit Mojokerto mengatakan, bahwa Berita tersebut masih bersifat hoax sulit kebenaran dan faktanya, sehingga diminta masyarakat jangan terpancing dengan Issue yang dibuat Mahfud MD.

Diapun mengatakan, bahwa Pernyataan Mahfud MD terkait ada salah satu menteri meminta jatah disampaikan belum lama ini, Agus menyimpulkan tidak ada keterkaitan dengan Mantan Menteri , karena Issue tersebut disampaikan belum lama ini.

” Berarti masih hangatlah peristiwa minta jatah itu, menurut pendapat saya kejadian itu baru baru, tidak ada kaitannya dengan mantan menteri,” tegas Praktisi Kepolisian dan Intelijen ini.

Aguspun mengatakan Pernyataan Mahfud MD itu dianggap maju kena dan mundur kena.

” Terakhir katanya yang minta Mantan Menteri , Dan Mantan Menteri mana? jangan membuat kisruh dimasyarakat, kalaupun mantan menteri tolong sampaikan kepada Masyarakat, begitu sebaliknya,” Ujar Aktivis 99 ini.

Blesteran Jawa Flores ini mengatakan pula, Dia sangat menyesalkan Seorang Menkopolhukam berbicara yang dituding membuat berita Hoax, padahal belum tentu benar kebenaran berita itu .

” Wah bahaya ini seorang Menkopolhukam bicara seperti ini, buktinya para kulitinta tetap mengejar berita itu,” Tegas Komisaris Utama Media Nasional Suara Merdeka (NSM).

Pengacara ini menyarankan Jika benar kejadian tersebut, diminta Mahfud MD melaporkan ke Kepolisian dan KPK biar dianggap tuntas.

****











Leave a Reply

Your email address will not be published.