NASIONAL
SUARA MERDEKA
January 23, 2022

Aktivis 99 : Daripada Jadi Pengianat Negara, Lebih Baik Urus Makam Raja Brawijaya dan Ratu Campak


JAKARTA NSM, Dulunya Agus Flores dianggap Aktivis Garis Keras, sering mengkritik Pemerintah tidak ada habisnya, hingga cacat pada bagian tulang kakinya sebelah kiri akibat Pukulan Aparat, saat Demostrasi di Tanah Runtuh Palu, Sulawesi Tengah, kini dirinya berubah total, kecintaan Negara melebihi dirinya .

Kini kalau dirinya lebih fokus cinta Negara, Urus Makam Raja Brawijaya IV -Ratu Campak, Urus Keluarga, Urus Media dan Bekerja Sebagai Pengacara di Plaza Indonesia.

” Wong edan…Buat Apa Kritik Pemerintah , wong Pemerintah Jokowi Cukup bagus, saya kadang berikan saran aja ke Bapak Presiden, soal Kebocoran Kerugian Negara di Dunia pertambangan termasuk Kebocoran BBM Subsidi, bukan untuk Rakyat malahan untuk industri,” ujar Agus saat kunjungannya di Situs Makam Ratu Campak.

Diapun mengatakan perjalanan Seluruh Provinsi di Sulawesi selama 15 hari, agar menerima Aspirasi Para Penegak Hukum dan Masyarakat terkait rencana Penutupan Tambang Tanpa izin ( PETI).

Diapun diumur 45 tahun, lebih banyak mengintropeksi diri, dan Berkarya untuk membantu Negara, dengan kemampuan kecerdasannya.

Aktivis Multitalenta ini, ketika memberikan Closing Statement, lebih banyak memberikan saran perbaikan perbaikan Pelayanan, guna mengantisipasi Masyarakat tidak merasa puas terhadap pelayanan Negara.

Diapun mengatakan dirinya Sepaham dengan Konsep Presiden Jokowi dan Kapolri, agar melayani Rakyat dengan sungguh-sungguh.

” Jangan Seperti Kapolda Sulsel, saya telepon dengan atas nama rakyat, apa kata kapoldanya saya lagi sibuk ,rapat dengan Gubernur, saya berharap jangan diikut gaya begitu para Kapolda Lain,” tegas Ketum LBH Phasivic.











Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *