May 21, 2022

Pengacara Agus Flores Lahir Dari Turunan Macan Tutul. Ini Kisahnya..


JAKARTA NSM, Mengenal Sosok Pengacara Agus Flores pemilik nama Raden Mas MH Agus Rugiarto SH, orangnya sangat baik dan santun, kehidupannya sangat sederhana, Apa adanya bukan Ada Apanya .

Kelebihan Aktivis ini , dianggap Multitalenta, diantara kemampuan yang dimiliki, Membaca Puisi, Drama, Musik, Ahli Orasi, Karya Tulis Ilmiah, Dan Daya IQ dibidang Intelijen, dan Hoby Investigasi Lapangan, Termasuk Pencinta Negara dan Kepolisian.

Blesteran Jawa, Flores Dan Sulteng ini, 45 Tahun Lalu dilahirkan dalam kondisi Endigo , di Desa Tompe Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah.

Anak ketiga dari lima bersaudara, dari kecil hidup dalam lingkungan Keluarga Polisi, bahkan Kakek dan Paman pamannya yang berasal dari Flores kebanyakan berasal dari Satuan Macan Tutul (Satuan Brimob) Di zamannya.

Bahkan keluarganya dari Flores ini termasuk utusan Kapolri untuk memberantas Permesta di Kalimantan dan Sulawesi.

Anak terlahir serba terbatas ini, Kini namanya melambung karirnya bagaikan sekencang Angin Topan, baginya dirinya berdiri tegak seperti ini karena doa doa Para Leluhur dari Majapahit dan Flores NTT.

Sebelum namanya dikenal para Petinggi Negara ini, kariernya seperti biasa, terbukti menjabat Ketua Umum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI) Gorontalo selama 16 Tahun, Pendiri Baca Tulis Al-Qur’an Nur Syabillah sudah berjalan 9 tahun, Ketua Umum LBH Phasivic Seluruh Indonesia Sudah berjalan 6 Tahun, Terakhir sebagai Pimpinan Utama di PT. NSM.

Kini dianggap Pembina dari 47 Media Online seluruh Indonesia.

Orangpun Penasaran, mengapa Agus Flores sering menaburkan bunga di Makam Ratu Campak dan Raden Brawijaya IV ? Dan ini penjelasannya.

Bahwa dalam dirinya masih ada sebagian darah turunan Majapahit, dan yang lebih dekat Nuansa Kebathinan dengan Raja Brawijaya IV dan Ratu Campak.

Menurut Agus , dari Sebelum Kerajaan Majapahit, Kakeknya sudah memimpin Negeri ini, dari Sultan Brahma Putera, Sultan Agung Partika Candra dan lain sebagainya sebagai turunan.

Kenapa dirinya darahnya sangat panas, ketika mendengar rakyat dizolimi dan tidak dapat keadilan, karena aurah itu masih melekat. Apalagi menurut Agus ditambah lagi Kakek Kakeknya berasal dari Satuan Macan Tutul, tambah panas darah ini .

” Tidak apa apalah, itu kah sudah jalan Allah, toh juga jadi tanah semua kehidupan di dunia ini , dan pemenangnya tanah,” ujarnya.

***””

****











Leave a Reply

Your email address will not be published.