May 21, 2022

Puluhan IPR Sulteng Terbit, Peran Agus Flores Jalur Alternatif Aman


Jakarta , Putra Daerah Sulteng yang juga Pengacara Jakarta Yang Sangat Konsen Menolak Masyarakat Penambang Terjerat Hukum UU Minerba yang ancaman hukumannya 10 Tahun dan Cinta Lingkungan ini , mulai mendapat perhatian dari Pemerintah dan Masyarakat Pertambangan Rakyat di Sulteng, bukan karena Kontra terhadap Ketua Umum Fast Respon Pro Polri, melainkan meminta Solusi Nasib mereka ketika Pertambangan Di Sulawesi Tengah ditutup, seperti Provinsi lainnya.

Siapa sih Agus Flores? Dia adalah Putra Kelahiran Sulawesi Tengah, yang dikenal sebagai Relawan Jokowi termasuk memiliki Kedekatan Para Petinggi Ring 1 dan Petinggi Polri, sekaligus Pengacara di Plaza Indonesia dan Ketua Umum Ribuan Media Tergabung di FR.

Sejarahnya Agus, belum lama ini menyelamatkan pula 8 Orang Para Penambang Dongi dongi yang ditahan Polda Sulteng agar diberikan Penangguhan Tahanan, sebelum Pelaku Utama PETI ditangkap.

Disinggung Namanya disebut sebagai Salah satu Pemilik KLBI Konsultan Izin Pertambangan di Plaza Indonesia, Agus Mengatakan, untuk urusan Usaha Konsultan Pertambangan baru kemarin Terbit SKnya di Kementerian Hukum

” Saya tidak mau mengkritik tanpa ada ujung pangkalnya, makanya saya berikan solusi dengan adanya konsultan Pertambangan, semua masyarakat dapat berkonsultasi dikantor saya,” tegasnya.

Diapun mengatakan, di Sulawesi Tengah sudah ada mengajukan Permohonan 12 Koperasi untuk ditetapkan IPRnya .

” Mungkin lagi melengkapi Berkasnya Pemohon yang bersangkutan, karena rencana dia akan mengurus 12 Izin IPR Jenis Koperasi,” tegas Agus .

Karena menurut Agus , Ditahun 2022 ini , pihak Pemerintah Pusat akan memprogramkan Pembersihan PETI seluruh Indonesia, sehingga solusi sangat tepat mengurus IPR guna mendukung Program Pemerintah.

Ditempat yang sama Sekjen FR Pro Polri Jayanu Nyunting, berpendapat, bahwa ini merupakan kesempatan emas bagi masyarakat tambang untuk melanjutkan hidupnya di pertambangan, agar tidak terjerat hukum dan mendapatkan Izin Pertambangan Rakyat .

” Ngeri itu , Hukuman Pertambangan Tanpa Izin dihukum 10 tahun,” tegasnya.

Jayanu menambahkan, lebih baik diurus Izin Pertambangan Agar tidak berutak Atik dengan masalah hukum.

” Ketum FR Kami Agus Flores itu , bukan hanya dikenal Di Sulteng, di daerah Kalimantan dikenal juga orang sangat konsen Terhadap Lingkungan dan Menolak Pertambangan Ilegal, makanya kesempatan emas Masyarakat Penambang Menjadikan Dirinya sebagai Konsultan Izin Pertambangan, ” tegasnya.

Selain Ketua Umum FR, Pengacara, Dia juga pemilik Media Nasional Suara Merdeka, dan Pemilik KLBI Usaha Konsultan Perizinan Pertambang .

” Kalau Konsultan Perizinan Pertambangan baru saja di SK kan Menteri Hukum, karena terlihat Ketua Umum FR tidak mau mengkritik terus menerus akan tetapi memberikan solusi permasalahan pertambangan di Indonesia,” tegasnya .











Leave a Reply

Your email address will not be published.